Mahalnya Tarif Masuk Pantai Tanjung Kait, Tidak Sepadan Dengan Fasilitas yang Disediakan
0 menit baca
![]() |
| Kondisi pantai Tanjung Kait mulai tampak rusak (Foto: MP/Widi) |
Dikatakan oleh salah seorang pengunjung asal Kasemen, Kota Serang, Amel. Ia mengeluhkan biaya tarif masuk ke Pantai Tanjung Kait.
"Pas mau masuk tiba-tiba ada sekumpulan orang minta uang buat bayar masuknya Rp 20.000, saya tawar 10.000 ga mau," ujarnya, saat ditemui di sebuah rumah makan di Pantai Tanjung Kait.
Selain biaya tarif yang mahal, ia juga mengeluhkan fasilitas yang desediakan tidak sepadan dengan biaya tarif masuknya. Menurutnya, kebersihan, tata kelola dan keindahan Pantai Tanjung Kait sangat buruk.
"Banyak sampah berserakan, tempat-tempat makannya sepi, kaya kurang diminati pengunjung gitu. Nggak dikelola dengan baik kalo menurut saya mah, asal aja gitu, jadi sepi," katanya.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan Pantai Gope di Kasemen, Kota Serang, sangat jauh sekali. Selain ramai dan pemandangannya bagus serta biaya tarif masuknya murah dan legal.
"Bagusan Pantai Gope di Kampung saya (Kasemen,red). Selain masuknya murah juga resmi ada karcisnya. Pengunjungnya juga banyak dan bersih," jelasnya.
Ia berharap, agar kedepan nya Pantai Tanjung Kait bisa dikelola dengan baik dan diperhatikan oleh pemerintah daerah setempat.
"Harapan saya sih semoga bisa dikelola dengan baik dan diperhatikan sama pemerintah. Kedepan nya saya juga berharap ga ada lagi pungli-pungli itu, meresahkan," tandasnya. (Gilang)
