Penyakit Masyarakat, Jadi Bahasan Serius Rakerda MUI Kota Serang
0 menit baca
Bantenekspose.com - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al Mubarok Kota Serang, Minggu (24/12/2019), lebih banyak memfokuskan pada pembahasan penyakit masyarakat, diantaranya keberadaan dan penyebaran minuman keras dan akhlak masyarakat.
Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin, yang hadir pada kegiatan tersebut mendorong menyatakan secara pribadi dan Pemerintah Kota Serang, sangat mengapresiasi rakerda MUI, yang diharapkan membawa Kota Serang kearah lebih baik.
"Saya presiasi dengan adanya kegiatan rakerda ini. Mudah-mudahan adanya rakerda ini bisa menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang bisa membawa Kota Serang ke arah yang lebih baik," katan Subadri, usai acara pembukaan Rakerda
Subadri menuturkan, dalam kegiatan tersebut ada beberapa materi yang akan dibahas, diantaranya terkait tentang keberadaan minuman keras, akhlak dan lain lain, yang nanti akan dibahas bersama.
"Pemerintah kota Serang sangat mensupport, sangat mendukung karena keberadaan para alim ulama. Percepatan pembangunan yang ada di Kota Serang, tidak bisa lepas dari peran para ulama," imbuhnya
Selain itu, kata Subadri, peran ulama itu sangat dibutuhkan oleh pemerintah Kota Serang. Tanpa ulama pemerintah akan timpang, tidak bakal bisa berbuat yang terbaik. Oleh karena itu, tadi di sambutan, saya juga selalu nitip diri dan mohon bimbingannya para ulama yang tergabung di Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Harus bersama-sama membangun sinergi. Saat ini, alhamdulillah sudah baik, kalangan ulama tidak bosan-bosannya membimbing Pemerintah Kota Serang, agar kami bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat," ujar Subadri
Subadri juga mengaku, telah sidak ke salah satu tempat hiburan malam, namun, masih ada ulama yang menganggap dirinya tersebut pencitraan. Padahal, razia itu juga atas amanah para ulama
"Atas sebuah amanah para ulama, maka saya lakukan razia itu, sekalipun sebagian menganggapnya hanya pencitraan. Hal sekecil itulah, amanah yang memang harus kita laksanakan dengan sekuat tenaga," pungkasnya. (uc)
Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin, yang hadir pada kegiatan tersebut mendorong menyatakan secara pribadi dan Pemerintah Kota Serang, sangat mengapresiasi rakerda MUI, yang diharapkan membawa Kota Serang kearah lebih baik.
"Saya presiasi dengan adanya kegiatan rakerda ini. Mudah-mudahan adanya rakerda ini bisa menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang bisa membawa Kota Serang ke arah yang lebih baik," katan Subadri, usai acara pembukaan Rakerda
Subadri menuturkan, dalam kegiatan tersebut ada beberapa materi yang akan dibahas, diantaranya terkait tentang keberadaan minuman keras, akhlak dan lain lain, yang nanti akan dibahas bersama.
"Pemerintah kota Serang sangat mensupport, sangat mendukung karena keberadaan para alim ulama. Percepatan pembangunan yang ada di Kota Serang, tidak bisa lepas dari peran para ulama," imbuhnya
Selain itu, kata Subadri, peran ulama itu sangat dibutuhkan oleh pemerintah Kota Serang. Tanpa ulama pemerintah akan timpang, tidak bakal bisa berbuat yang terbaik. Oleh karena itu, tadi di sambutan, saya juga selalu nitip diri dan mohon bimbingannya para ulama yang tergabung di Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Harus bersama-sama membangun sinergi. Saat ini, alhamdulillah sudah baik, kalangan ulama tidak bosan-bosannya membimbing Pemerintah Kota Serang, agar kami bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat," ujar Subadri
Subadri juga mengaku, telah sidak ke salah satu tempat hiburan malam, namun, masih ada ulama yang menganggap dirinya tersebut pencitraan. Padahal, razia itu juga atas amanah para ulama
"Atas sebuah amanah para ulama, maka saya lakukan razia itu, sekalipun sebagian menganggapnya hanya pencitraan. Hal sekecil itulah, amanah yang memang harus kita laksanakan dengan sekuat tenaga," pungkasnya. (uc)
