Pasca Tsunami Selat Sunda, Dompet Dhuafa Bersama Bukalapak Bantu Nelayan Kembali Melaut
0 menit baca
Bantenekspose.com – Tsunami yang terjadi pada akhir tahun 2018 lalu
di sekitar selat sunda memberikan dampak yang signifikan untuk daerah terdampak
salah satunya ialah di kampung Sukadame, Desa Sumber Jaya, Kab. Pandeglang,
Banten. Akibat dari tsunami yang terjadi, terdapat rumah yang hancur dan
perahu yang hancur sehingga sebagai daerah yang mayoritas bekerja sebagai
nelayan dan pedagang ini, kehilangan mata pencahariannya.
Melihat hal tersebut, kata
Direktur Mobilisasi ZIS Yuli Pujihardi, Dompet Dhuafa bersama Bukalapak
memberikan empat perahu untuk para nelayan agar dapat melaut kembali, Ahad (26/5/2019).
Bantuan perahu ini merupakan program recovery pasca tsunami yang terjadi pada
akhir tahun 2018 lalu di Kab.Pandeglang, Banten.
“Kami berharap dengan
diberikannya empat perahu ini, masyarakat khususnya para nelayan dapat memiliki
penghasilan kembali, setelah sebelumnya berhenti berlaut karena tidak memiliki
akomodasi melaut. Bersama Bukalapak kami peduli akan kesejahteraan masyarakat
terdampak bencana alam, salah satunya para warga Pandeglang, Banten ini,”
ungkap Yuli Pujihardi, Direktur Mobilisasi ZIS, melalui rilis yang diterima Bantenekspose.com.
Masih Menurut Yuli, Tidak
hanya memberikan empat perahu, dalam program recovery ini Dompet Dhuafa telah
membantu dalam pembuatan Masjid, Huntara, Children Center, pendampingan
terhadap pelaku usaha kecil dan penyaluran perahu beserta alat tangkap ikan
untuk para nelayan. Harapannya kedepan masyarakat mampu bangkit dari
perekonomian yang sempat lumpuh akibat tsunami yang terjadi, sehingga mereka
tidak lagi kebingungan dalam mencari nafkah untuk keluarganya.
Dompet Dhuafa bersama
Bukalapak sebelumnya telah mengadakan gerakan pengumpulan dana untuk para warga
terdampak tsunami ini. Donasi yang terkumpul dari para pengguna aplikasi
Bukalapak, disalurkan dalam bentuk perahu dan alat tangkap ikan sesuai dengan
kebutuhan nelayan yang ada di Desa Sumber Jaya, Pandeglang, Banten. Empat
perahu yang disalurkan ini akan dibagi untuk empat kelompok nelayan,
dimana satu kelompok terdiri dari lima nelayan penerima manfaat sehingga jika
ditotal nelayan penerima manfaat yang mendapatkan perahu sekitar 20 nelayan.
“Perjanjian penerimaan
perahu ini bukan hanya untuk satu nelayan untuk satu perahu, melainkan satu
perahu untuk lima nelayan penerima manfaat. Sehingga semua mendapatkan haknya
untuk melaut dan mencari ikan secara berkelompok, dan hasilnya pun bisa dibagi
rata dan sesuai dari hasil tangkapannya,” papar Yuli
Sementara itu nelayan
setempat, Eman mengungkapkan rasa terimakasihnya atas bantuan Dompet Dhuafa bersama
Bukalapak . “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
menyalurkan perahu ini. Semoga dengan adanya perahu ini, kami bisa bangkit dan
kami bisa melaut kembali,” ujar Eman. (red)

