Dibangun Pakai Duit Rakyat, Pustu Desa Dahu Tak Terawat
0 menit baca
![]() |
| Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Dahu Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang, nampak tak terawat. (Foto: Sumawijayacakra) |
Bantenekspose.com – Pusat
kesehatan masyarakat (Puskesmas)
keberadaannya sangat penting, dalam memberikan pelayanan kepada warga. Sebuah
kewajaran manakala pemerintah mendorong pendirian pusksemas pembantu (Pustu) di
beberapa desa, sebagai upaya pelayanan kepada masyarakat.
Puskesmas
Pembantu (Pustu) adalah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi
membantu serta memperluas jangkauan Puskesmas, dengan melaksanakan
kegiatan-kegiatan yang dilakukan Puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang
lebih kecil serta jenis dan kompetensi pelayanan yang disesuaikan dengan
kemampuan tenaga dan sarana yang tersedia.
Sangat disayangkan yang terjadi di Desa Dahu
Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang. Bangunan Puskesmas Pembantu (pustu)
kondisinya tidak terawat. Berbeda dengan Pustu yang berlokasi di desa lain,
yang berada di wilayah Kecamatan Cikeusal.
Menurut warga setempat, Neneng, Pustu tersebut
beroperasi seperti biasa setiap hari Selasa dan Jum’at, walaupun kondisi
bangunannya sangat tidak terawat.
“Beginilah nasib bangunan milik pemerintah. Bukan
rahasia umum lagi pak, bila bangunan
milik pemerintah selalu kurang perhatian, baik pelayanan maupun kebersihan
tidak rapih atau lingkungan yang tidak nyaman,” kata Neneng.
Sementara Kepala Tata Usaha UPT Kesehatan Kecamatan
Cikeusal, Ucu, menyatakan Pustu Desa Dahu aktif hanya Selasa dan Jum’at. “Mengenai
bangunan yang tidak terawat, karena bangunan itu sudah lama, sekitar lebih lima
tahun. Jadi wajar kalau terkesan kumuh,” katanya.
Laporan: Sumawijayacakra
Editor : Siraj
