$type=carousel$cols=3$show=home

Penghapusan Dosa Lingkungan Pertambangan

  “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian d...


 

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (Q.S. Ar Rum:41)’’
Diatas, adalah firman Allah dalam Al Qur'an, sengaja saya kutip sebagai suatu referensi relevan kerusakan lingkungan hari ini, sebagai akibat buah tangan dari perbuatan manusia yang tidak berada dijalan yang benar (sesat). Dalam ayat ini, Allah sudah sangat jelas berfirman, Bahwasanya, ulah manusia lah kerusakan lingkungan di muka bumi dan tanggungan atas akibat dari apa yang sudah diperbuat.

Maka, jika kita melihat dari perspektif lingkungan, tentunya ini sangat relevan dari segala penomena yang telah terjadi. Lingkungan sudah banyak memberikan kita pelajaran lewat hukuman khas indiskriminatif. Bencana yang timbul sebagai akibat logis kealpaan menjaga lingkungan seperti pemanasan global, penurunan mutu dan kelimpahan sumberdaya alam, abrasi, polusi, banjir, longsor, musnahnya spesies di ikuti munculnya berbagai wabah meningkatkan resiko terhadap kesehatan serta keselamatan manusia.

Sayangnya, itu tidak cukup membuat sadar kita dikarenakan terlanjur menetapkan eksploitasi sumberdaya alam dengan use oriented law menekankan pada profit, tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkan pada lingkungan. 
Hegemoni ekonomilah menjadikan lingkungan terdegradasi sehingga kerusakan ekologis kian pasti. Nafsu tamak dan rakus, atas penguasaan sumberdaya alam mengobarkan semangat eksploitasi barbar dengan memarjinalkan kepentingan masyarakat lain, seperti hak untuk hidup sehat. Proses eksploitasi dalam hal ini pertambangan yang dilakukan tanpa ijin, atau main mata dengan oknum kuasa sehingga ijin hanya formalitas belaka.
Rasanya dugaan umum tersebut jelas adanya jika melihat fakta di lapangan yang menyedihkan. Parahnya lagi, buah ekploitasi lingkungan serampangan tak jarang menimbulkan konflik dengan kekerasan (Violence Conflicts) bagi masyarakat yang menolak pertambangan.

Mungkin kita masih ingat Salim dan Kancil di Rembang, konflik masyarakat Anak Dalam di Jambi dengan pihak perusahaan sawit. Belum lagi, kasus-kasus yang lainnya. Intinya bahwa eksploitasi sumberdaya alam hari ini dilaukan semata-mata demi mengejar profit, bukan lagi berbicara kelestarian fisik lingkungan tetapi mencakup dimensi kepentingan subjek pelakunya.

Maka dari itu, menurut hemat saya kita perlu mereflesikan kembali esensi dari musibah yang datang silih berganti, yang diakibatkan kemurkaan alam. Koreksi dan partisipasi publik sangat diperlukan, sehingga segala penyimpangan dapat dihindarkan. Termasuk penyimpangan perizinan pertambangan.

Dosa Lingkungan yang Dipaksa Tiada
Sifat hakiki dari aktivitas pertambangan, yakni adanya pembukaan lahan dan eksploitasi sumber daya alam baik skala mikro maupun makro. Oleh karena itu setiap aktivitas pertambangan pasti akan mengubah bentang alam. 
Hal ini berakibat pada dampak negatif terhadap kehidupan dalam suatu ekosistem, baik biotik (manusia, hewan, tumbuhan, jamur dan microba) maupun Abiotik (air, udara dan sumber daya alam tambang).

Dalam kegiatan pertambangan kerusakan lingkungan pasti terjadi. Pasalnya, aktivitas pertambangan merupakan proses ekploitasi sumberdaya tambang yang secara alamiah, membentuk kesatuan saling mempengaruhi dengan sumber daya alam lainnya. Inilah kemudian yang menjadikan pertambangan sangat erat dengan kerusakan lingkungan (Enveronmental Deterioration).

Kerusakan (Deteriorasi) lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan ekploitasi sumberdaya tambang jika melebihi ambang terpulihkan (renewable threshold), akan menimbulkan kerusakan yang permanen dengan akibat degradasi lingkungan yang permanen pula.

Sebagai contoh dampak paparan merkuri (Hg)  dari penambangan emas ilegal yang tidak bisa hilang bersifat toksik baik dengan tanah maupun tanaman konsumsi, sehingga mengancam kesehatan masyarakat. Belum lagi, musnahnya flora dan fauna akibat bukaan hutan pertambangan. Dalam pertambangan yang besar, deforestasi kian pasti mengingat kebutuhan lahan hutan yang luas. Deforestasi merupakan hilangnya tutupan hutan beserta atribut-atributnya, yang berimplikasi pada hilangnya struktur dan fungsi hutan itu sendiri. Atau dengan kata lain diartikan hilangnya areal hutan secara permanen akibat perbuatan aktivitas manusia. Perlu diketahui bahwa hutan indonsia hilang seluas 1,13 juta hektar setiap tahunnya periode 2009-2013. atau kecepatannya setara dengan 3 kali luas lapangan bola permenit (Forest Watch Indonesia, 2018).

Deforestasi, berakibat pula pada perubahan sifat pisik dan kimia tanah sehingga berdampak pada kualitas tanah yang mudah mengalami erosi memungkinkan unsur-unsur esensial terkikis. Jika demikian maka tanah menjadi kurang produktif. Pembukaan kanopi hutan pula dapat meningkatkan suhu tanah dan laju evapo-transpirasi yang lebih tinggi sehingga tanah akan kering. Tidak adanya akar pohon yang menopang tanah kering menungkinkan air hujan tidak tertahan sehingga banjir pun tidak bisa terhindarkan.

Pun demikian bukan berarti pertambangan tidak penting untuk kita. Pertambangan sangat penting untuk menunjang kehidupan kita. Kita bisa menggunakan HP, kendaraan, TV, komputer, alat-alat kesehatan, kosmetik, listrik, emas dan lainnya itu berasal dari proses aktivitas pertambangan. Namun mengingat dampak negatif yang ditimbulkan begitu besar, maka proses pertambangan harus dilakukan dengan arif dan memakai kaidah Good mining Praktic menempatkan aspek pengelolaan lingkungan yang paling utama.

Pada dasarnya jika mengacu pada aturan yang telah ditetapkan pemerintah, sebelum melakukan aktivitas maka analisis dampak lingkungan (AMDAL) atau dokumen upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan (UKL UPL) harus ada. Kemudian AMDAL harus disosialisaskikan pada pemangku kepentingan pertambangan.

Selain itu, dokumen rencana reklamasi dan pasca tambang harus tersedia bertujuan memastikan aktivitas pertambangan dilakukan dengan memperhatikan pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab dan berklanjutan. Aturan terkait yakni Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah pertambangan yang baik.

Sangat penting sekali dikaji, apakah aturan pertambangan direalisasikan dengan benar? Mengingat, maraknya pertambangan tanpa ijin (PETI) dilakukan personal (masyarakat) atau perusahan. Selain itu perusahan pemegang ijin usaha Pertambangan (IUP) yang sudah beroperasi, tidak taat aturan seperti membiarkan lubang bekas galian. Perlu di ketahui bahwa 2 juta rakyat menggantungkan hidup pada PETI (Nugroho, 2020) dan KPK menemukan dari 10.000 pada tahun 2019 izin tambang perusahan, 60% nya bersipat ilegal. Hal ini diperparah dengan kurangnya  tindakan tegas ESDM (Kompas, 27/11/2019).

Banyaknya perusahan yang melakukan pelanggaran terutama terkait reklamasi dan tidak menutup lubang bekas tambang setelah dieksplorasi. Lemahnya penegakan aturan dan pengawasan bagi perusahan pemegang IUP/IUPK ataupun PETI oleh otoritas penegak hukum, diduga karena adanya relasi antar oknun aktor pengusaha dengan oknum penegak hukum, atau pemerintah yang berhak mengeluakan proses perijinan dan pengawasan serta penindakan. Maklumlah pertambangan dikategorikan merupakan lahan basah, tempat pundi-pundi rupiah terhimpun. Menegakan hukum di lahan basah perlu iman yang teguh dan kuat.

Maka lucu, jika berbagai pelanggaran yang nyata terjadi tidak diketahui, mengingat pertambangan bukan jarum yang ada dalam tumpukan jerami. Penegak hukum dan pemerintah daerah/pusat terkesan menutup mata tanpa tindakan tegas daan pembinaan. Nyatanya, kendati ditemukan pelanggaran, diduga selesai dengan diskusi tanpa solusi pasti, namun berapa kontribusi upeti untuk oknum kuasa. Jika setoran lancar pertambangan tetap berjalan, mandet ditindak pidanakan.

Inilah dugaan, yang sepertinya hampir khalayak ramai sudah mengetahuinya. Belum lagi, proses perijinan yang terkesan tertutup bagi publik, sehingga ketika beroperasi ditemukan kejanggalan memancing riak protes publik. Lagi-lagi, intrik politik suap sangat kuat terbukti dengan banyaknya yang terjaring KPK tengok saja sejumlah kasus.

Jika ini dibiarkan terus, selain merugikan negara, kerusakan lingkungan dan bahaya yang harus ditanggung oleh masyarakat cukup besar. Buah dari orientasi kepentingan sesaat dengan resiko yang ditimbulkan sangat hebat.

Perusahaan pemegang IUP/IUPK ataupun PETI mendulang profit tanpa memikirkan efek negatif pertambangan. Begitu selesai mengeksploitasi, mereka pulang tanpa tindakan reklamasi dan penutupan galian pertambangan.

Data Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menunjukkan, bahwa Mei 2019 ada 1735 lubang tambang perusahan di Kalimantan yang tidak direklamasi dan menewaskan 36 orang periode 2011-2020. Bayangkan itu di Kalimantan lalu bagaimana dengan di Banten?

Partisipasi Masyarakat dan Ekonomi Hijau
Partisipasi masyarakat memegang fungsi yang baik dalam hal pengawasan terhadap aktivitas pertambangan. Masyarakat berguna untuk memastikan, apakah pertambangan dilakukan dengan menggunakan tekhnologi ramah lingkungan, memiliki perijinan dan menjalankan CSR.

Ini penting, mengingat eksploitasi sumber daya pertambangan berkaitan dengan sumber daya tidak terbarukan, yang akan memberikan efek negative terhadap lingkungan. Peran masyarakai ini secara spesifik yakni, pertama memastikan suatu kegiatan dan proyek pertambangan pada lokasi yang tepat, menurut kaidah kologi dan memiliki ijin. Kedua, memastikan bahwa pembuangan limbah pertambangan tidak menecmari lingkungan dan ketiga aktivitas petambangan tidak boleh melebihi kapasitas daya dukung lingkungan (Carrying Capacity) serta perusahan melakukan prbaikan lingkungan pasca tambang.

Ekonomi hijau (Green Economy) merupakan proses internalisasi dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan. Proses aplikasi dari penerapan ekonomi hijau ini dicirikan dengan proses AMDAL, pada waktu rencana kegiatan ekonomi/ investasi dilakukan, sampai proses penanggulangan limbah tambang. Pada hakkatnya bahwa ekonomi hijau (Green Economy) ini sejatinya pengembangan dari Sustainabel Development Goals (SDGs), yakni pembangunan yang berprinsip pada pemenuhan kebutuhan sekarang, tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.

Ada beberapa alasan kenapa kita harus mampu menerapkan ekonomi hijau (Green Economy). Pertama, menyangkut alasan moral. Generasi kini yang menikmati barang dan jasa dari hasil ekploitasi sumber daya alam dan lingkungan memiliki kewajiban moral untuk menyisakan sumber daya alam tersebut bagi generasi mendatang. Kewajiban moral tersebut dengan tidak mengekstrasi sumber daya alam yang merusak lingkungan. Kedua, menyangkut ekologis, dimana keanekaragaman hayati mampu di seimbangkan dengan meminimalisir kerusakan yang dilakukan akibat ekploitasi. Ketiga, aspek ekonomi dimana masyarakat sekitar dapat berkontribusi melalui dua sisi yakni sebagai pelaku dengan dilibatkan sebagai tenaga pekerja, yang menerima tunjangan gaji bulanan dan sebagai penerima manfaat.

Pembangunan insfrastuktur yang inklusif dan berkelanjutan akan sangat membantu masyarakat dalam mobilisasi ekonominya serta tanggung jawab perusahan dalam memberikan akses kesehatan sebagai tanggung jawab sosial.

Penulis: Jajang Miharja
Kaprodi Pendidikan Biologi
Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro

COMMENTS

Nama

# Endah 'n Resa,4,#EndahNRhesa,2,Aap Aptadi,1,Abuya Muhtadi,2,ACT,2,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Adib,2,akab serang,1,AKFC Serang,1,akota serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Alibaba,2,ALIPp,2,Amin Ma'ruf,1,AMIRA,1,Andika,1,Andika Hazrumy,4,aperti,1,apgi,2,Asep Rahmatullah,1,Badak Banten,36,Badak Banten Indonesia,4,Badak Banten Perjuangan,51,Balonbup Pandeglang,7,Banjir Lebak,6,bank banten,6,Bank BJB,7,Banponpes,1,banten,1011,Banten lama,3,Bapera,12,Batalyon Mandala Yudha,8,Bawaslu Banten,4,Bayah,1,Bayahdome,1,baznas,10,Berita Kepolisian,1697,Bhayangkari Polda Banten,1,BI Banten,1,Bid Humas Polda Banten,27,Bid Kum Polda Banten,3,Bid TIK Polda Banten,1,Biddokkes Polda Banten,14,Bidhum,2,Bidhum Polda Banten,646,Bidhumas Polda Banten,466,Bidhurim Polda Banten,1,Bidkum Polda Banten,2,bidpropam polda banten,1,Binuangeun,1,BKM Curug,3,BKPRMI,5,BNN,3,Boy Rafli,1,BPJS BANTen,2,BPPKB,11,BPPOM,1,bpum,4,BRI,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,18,bulog tangerang,1,Bus Murni,3,Catatan Redaksi,9,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cikeusal,1,Cilangkahan,278,cilegon,63,Cilograng,3,combine,5,Covid-19,53,Covid19,200,CPNS Lebak,1,Dandim 0602/Serang,3,Dandim 0603/Lebak,2,Danrem 064/Maualana Yusuf,6,Darul ulum paNyaungan,1,Dekopin,3,Demokrat Banten,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,desa margasana,1,desa pagelaran,1,Desa Pancur,1,Desa panyaungan,6,Desa Tobat,1,Desa wargasara,1,Dhuafa,1,di,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,dindik banten,1,Dindik Kota Serang,1,dinkes banten,8,Dinkes kota serang,8,Dinkop UMKM,2,Dinsos,1,Dir Reskrimsus Polda Banten,1,Dirbinmas Polda Banten,3,Dirintelkam Polda Banten,1,Dirkrimsus Polda Banten,1,Dirlantas,1,Dirlantas Polda Banten,6,Dirnarkoba Polda Banten,2,Dishub Kota Serang,1,Disparpora Kota Serang,1,Ditbinmas Polda Banten,3,Ditkrimsus Polda banten,1,Ditlantas Polda Banten,17,Ditlantas Polda Lampung,1,Ditlantas Polres Serang Kota,2,Ditnarkoba,1,Ditnarkoba Polda Banten,1,Ditpamobvit Polda Banten,6,Ditpolairud Polada Banten,2,Ditpolairud Polda Banten,5,Ditreskrimsus Polda Banten,1,Ditreskrimum Polda Banten,1,Ditresnarkoba Polda Banten,5,ditsabhara polwan banten,3,Ditsamapta Polda Banten,17,Ditssamapta Polda Banten,4,DJKN Banten,1,DLH Kota Serang,2,Domper Dhuafa,3,DPD KNPI Banten,66,DPD RI,12,DPP KNPI,45,DPR RI,27,DPR-RI,2,DPRD Banten,44,DPRD Kab Serang,17,DPRD Kab Tangerang,1,DPRD Kota Serang,75,dprd kota tangsel,1,DPRD Lebak,96,DPRD Pandeglang,3,DtibinmasPolda Banten,2,e-sport,2,edi ariadi,1,Eki Baehaki,61,Eki Baihaki,14,Eki Baihaki Kab Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,598,Ekonomi Arus Baru,1,FAM,1,fatayat NU,1,fjsr,1,FSPP,14,Furtasan Nasdem,1,Fwm,1,Gas Melon,3,Gas Melon Malingping,1,Gempa Banten2019,5,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,GNPK,1,Golkar,1,golkar banten,3,GP Ansor Banten,4,GP NasDem,1,Gubernur WH,1,Gunung liman,1,HAMAS,4,Hardi Madu,1,HAri santri,2,hari santri 2018,1,Headline,3,HGN 2018,1,Hibah ponpes,6,Hikmah,20,Hipka,4,HMI,2,HNSI,6,Hukrim,880,Hukum,1,Humas Polres Serang Kabupaten,6,Humas Polres Serang,147,Humas Polres Serang Kota,404,HumasPolres Serang Kota,18,HUT 18 Banten,1,ICMI,1,Ijtima Ulama GPNF,1,IMALA,1,Industri,25,iphone,1,iptek,22,Isbandi,1,ISNU,1,ITE,3,IWO Banten,4,IWO Lebak,10,JMSI,8,jni,2,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Ka,1,Kab Lebak,2261,Kab Lebak Lebak,1,Kab Pandeglang,735,Kab Pangkep,1,Kab Serang,1259,Kab Serang Serang,1,Kab Tangerag,63,Kab Tangerang,280,Kab. Serang,7,Kab. Tangerang,5,Kab.Tangerang,5,kabe lebak,1,Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan,1,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,30,Kadin Kota serang,1,Kahmi,1,KAHMI BAnten,1,KAI,1,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kampus,7,kantor Bahasa,1,Kantor Kemenag Pandeglang,3,Kantor Kemenag Serang,1,Kanwil Kemenag Banten,112,Kanwil Kumham Banten,3,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,12,Karang Taruna,9,Kasepuhan Karang,1,Kasn,2,Kebun teh Cikuya,1,Kec Panggarangan,7,Kec Taktakan,1,Kec Angsana,29,Kec Anyer,18,Kec Balaraja,4,Kec Bandung,1,Kec Banjarsari,18,Kec Baros,13,Kec Bayah,218,Kec Bayah Kab Lebak,1,Kec Binuang,2,Kec Bojonegara,9,Kec Bojong,2,Kec Bojongleles,1,Kec Bojongmanik,3,Kec Carenang,7,Kec Carita,4,Kec Cibadak,5,Kec Cibaliung,2,Kec Cibareno,1,Kec Cibeber,25,Kec Cigemblong,7,Kec Cigeulis,4,Kec Cihara,111,Kec Ciharas,1,Kec Cijaku,12,Kec Cikande,12,Kec cikedal,2,Kec Cikesal,1,Kec Cikeudal,1,Kec Cikeusal,5,Kec Cikeusik,6,Kec Cikulur,5,Kec Cileles,3,Kec Cilograng,20,Kec Cimanggu,4,Kec Cimanuk,4,Kec Cimarga,3,Kec Cinangka,13,Kec Ciomas,4,Kec Cipanas,9,Kec Cipeucang,1,Kec Cipocok,17,Kec Cipocok Jaya,7,Kec Cirinten,1,Kec Ciruas,16,Kec Cisata,2,Kec Ciwandan,1,Kec Curug,44,Kec CurugBitung,7,Kec Gunung Kaler,2,Kec GunungKencana,9,Kec Gunungsari,3,Kec Jambe,1,Kec Jatiuwung,1,Kec Jawilan,2,Kec Kaduhejo,1,Kec Kalang Anyar,2,Kec Karangtengah,1,Kec Kasemen,38,Kec Kibin,4,Kec Kopo,7,Kec Koroncong,1,Kec Kragilan,8,Kec Kramatwatu,10,Kec Kresek,3,Kec Labuan,6,Kec Lebak Gedong,15,kec lebak wangi,1,Kec LebakGedong,1,Kec LebakWangi,2,Kec Leuwidamar,3,Kec Maja,2,Kec Majasari,1,Kec Malingping,120,Kec Mancak,24,Kec Mandalawangi,2,Kec Mauk,1,Kec Menes,7,Kec Muncang,1,Kec Munjul,4,Kec Pabuaran,15,Kec Padarincang,10,Kec Pagelaran,12,Kec Pamarayan,12,Kec Panggarangan,50,Kec Panimbang,3,Kec Panongan,2,Kec pasar Kemis,1,Kec Patia,7,Kec Petir,6,Kec Picung,1,Kec Pontang,5,Kec Puloampel,5,Kec Pulosari,2,kec rajeg,1,Kec Rangkasbitung,17,Kec Sajira,13,Kec Saketi,4,Kec Sepatan,2,Kec Serang,20,kec sindangresmi,7,Kec Sobang,8,Kec Solear,1,Kec Sukaresmi,15,Kec Sumur,3,Kec Taktakan,45,Kec Tanara,3,Kec Tigaraksa,1,Kec Tirtayasa,15,Kec Tunjung Teja,5,Kec Tunjungteja,1,Kec Walantaka,88,Kec Wanasalam,37,kec Waringin kurung,1,Kec Warunggunung,12,kec. Cibeber,1,Kec. Cilograng,1,kec. Curugbitung,1,Kec. Maja,1,Kec. Saketi,1,Kec. Serang,1,Kec.Cilograng,1,Kec.Saketi,1,Keca Sajira,1,Kecamatan Bayah,1,Kecamatan Binuang,1,Kecamatan Curug,1,Kecamatan Jombang,1,Kecamatan Pontang,1,kecamatan taktakan,1,Kecamatan Tirtayasa,1,KecCigeulis,1,KecCikedal,1,KecMancak,1,KecSerang,1,Kejari Lebak,2,Kejari Pandeglang,6,Kejari Serang,1,Kejati Banten,21,Kel Cijoro Pasir,1,Kel Curug,1,Kel Curugmanis,2,Kel Kaligandu,1,Kel Kalodran,3,Kel Karundang,1,kel kepuren,2,kel kiara,1,Kel Kota Baru,2,Kel Lebak wangi,4,Kel Lontar Baru,1,Kel Lopang,1,kel margaluyu,1,Kel Pabuaran,3,Kel Pager Agung,2,kEL pANCUR,1,Kel Pangampelan,2,kel pasuluhan,1,kel pengampelan,1,Kel pipitan,1,kel sepang,1,kel sukajaya,1,Kel Taktakan,4,Kel Tegal Sari,1,Kel teritih,3,Kel Terumbu,1,kel warungjaud,1,Keluahan Lopang,1,Kelurahan Pager Agung,1,Kelurahan Taktakan,1,kemen LHK,1,Kemenag,84,Kemenag Cilegon,1,Kemenag kab Serang,3,Kemenag Kota Serang,25,Kemenag Kota Tangerang,1,Kemenag Lebak,7,Kemenag Pandeglang,2,Kemenag Tangsel,2,kemendes,2,KemenESDM,3,kemenkes,2,kemenparekraf,3,Kemenperin,34,kemenpora,1,kemensos,1,Kementan,3,kemnaker,1,kesehatan,94,Keu dan Bank,6,Khazanah,43,Kiprah,71,kirab satu negeri,1,KMB,9,KNPI,69,KNPI Banten,44,KNPI Cilegon,11,KNPI Kab Serang,15,KNPI Kab Tangerang,3,KNPI Kota Cilegon,2,KNPI KOta Serang,42,KNPI Kota Tangerang,2,KNPI Kota Tangsel,3,KNPI Lebak,15,KNPI Pandeglang,17,KNPI Tangerang,10,KNPI Tangsel,7,Kodam III/siliwangi,6,Kodim 0601/Pandeglang,35,Kodim 0602/Serang,32,Kodim 0603/Lebak,19,Kodim Lebak,4,kodim serang,2,Kominfo,1,Komunitas Bela Indonesia,2,Koni Kota Serang,1,konomi,1,kopassus,1,Koperasi,2,Koramil 0201/serang,7,Koramil 0213/Padarincang,2,Koramil 0217/Walantaka,1,Koramil 0223/Pontang,1,Koramil 0226/Carenang,1,Koramil 0314/Panggarangan,3,Koramil 0315/Bayah,7,Koramil Bayah,1,Korem 052 wijayakrama,1,Korem 064/my,127,Kota Serang,3,Kota Cilegon,214,Kota Serang,2078,kota Serang kepolisian,1,Kota Seranng,1,Kota Tagerang,5,Kota Tangerang,197,Kota Tangsel,106,Kotas Serang,2,KotaTangerang,5,KP3b,71,KPID,2,kpk,1,kpta serang,1,KPU Kab Serang,4,KPU KOta Serang,7,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Kumala,5,LakaLaut,4,Lampung,4,Lapas,3,Lapindo,1,Laz Harfa,5,lebak,1452,Lebak Smart Tax,1,legislatif,4,Lingkungan Hidup,8,Lion air,1,LKBH Sinarmadani,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,LMPI,10,lmpi kota serang,1,LPI,4,MA,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Masjid Agung Kota Serang,1,Matel,12,Mathlaul Anwar,4,Menag Lukman,1,menpan RB,1,Mesjid Agung kota Serang,2,MOI,1,Muhamad Ilham,1,MUI,1,NasDem,15,Nasdem Kota Serang,2,Nasdem Lebak,2,nasional,870,Nasrul Ulum,2,Ninja Banten Selatan,1,Nuantara,1,Nusantara,98,ombudsman banten,6,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,143,P3-TGAI,1,Pakta Integritas Prabowo,1,PAN Banten,1,pandeglang,280,Pangdam III/Siliwangi,1,Parlemen,332,Partai Bulan Bintang,6,Partai Demokrat,30,Partai Gerindra,50,Partai Golkar,26,Partai Hanura,1,Partai Nasdem,48,Partai PAN,15,Partai PDIP,6,Partai PKB,7,Partai PKS,23,partai PP,1,Partai PPP,85,Partai PSI,2,Pasar,2,pasir bayah,1,pasir cihara,23,Pasir Pulomanuk,4,Patai PPP,1,Patia,1,PC PMII Lebak,2,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Pelabuhan,1,Pelabuhan Bakauheni,4,Pelabuhan Merak,16,Peluang,2,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,7,pemkab serang,1,pemkot cilegon,1,Pemkot serang,1,pemuda Muhammadiyah,1,Pemuda Pancasila,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,596,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Perlemen,1,Perpam Banten,1,perpam cikeusik,1,Pers,2,Persis Banten,1,Persit Korem,2,Perumahan Polda Banten,1,PGMI Cihara,1,PII,1,Pilbu Serang,1,Pilbup Pandeglang,9,Pilbuptangerang,1,Pilkada Pangkep 2020,1,Pilkada2020,88,Pilkades,6,Pilkda Kab Serang2020,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,7,PMI Banten,2,PMI Malingping,1,pmii,6,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,PN Pandeglang,9,Polairud Banten,8,Polda Banten,436,Polda Banten Dirkrimsus Polda Banten,1,Polda Baten,1,Polda Lampung,20,Polek Tanahara,1,polre Lebak,1,Polres Cilegon,124,Polres Kab Serang,8,Polres Kota Serang,1,Polres Lebak,159,Polres Metro Tangerang Kota,1,Polres Pandeglang,78,Polres Serang,198,Polres Serang Kabupaten,6,polres serang kota,156,Polres Tangerang,5,Polres Tangsel,1,PolresLebak,1,PolresSerang Kota,3,Polresta Bandarlampung,26,Polresta Serang,6,Polresta Tangerang,94,Polsek,1,Polsek Balaraja,3,Polsek Balarajar,1,Polsek Baros,6,Polsek Bayah,51,Polsek Bojonegara,2,Polsek Bojongmanik,1,polsek cadasari,2,Polsek Carenang,1,Polsek Cibeber,4,Polsek Cijaku,3,Polsek Cikande,5,Polsek Cikeusal,3,Polsek Cikeusik,2,polsek cikupa,1,Polsek Cilegon,4,polsek cileles,1,Polsek Cilograng,7,Polsek Cimarga,1,polsek cinangka,1,Polsek Cipanas,1,Polsek Cipocok,28,Polsek Cirinten,1,Polsek Ciruas,8,Polsek Ciwandan,2,Polsek Curug,11,Polsek CurugBitung,1,Polsek Jawilan,1,Polsek Kasemen,12,Polsek Kopo,1,Polsek Kragilan,2,Polsek Kramatwatu,3,Polsek KSKP Merak,1,polsek labuan,1,Polsek Lebak Gedong,1,Polsek Maja,2,Polsek Malingping,9,polsek mancak,3,polsek menes,1,Polsek Pabuaran,30,Polsek Padarincang,4,polsek pagelaran,3,Polsek Pamarayan,2,polsek panggarangan,10,Polsek Panimbang,1,Polsek Panongan,1,Polsek Patia,2,Polsek Petir,1,Polsek Pontang,2,Polsek Puloampel,3,Polsek Pulomerak,3,Polsek Rangkasbitung,3,Polsek Serang,27,Polsek Serang Kota,4,Polsek Taktakan,6,Polsek Tirtayasa,2,Polsek Walantaka,19,Polsek Walantakan,1,Polsek Waringinkurung,4,Polsek Warunggunung,2,Polwan Polda Banten,1,Polwan Sabhara,1,pon xx papua,1,Pontren Darul ulum,1,Pontren Riyadul Awamil,1,Pospeda,1,PPKm darurat,44,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,PT Mikwang,3,PT SBJ,1,PTML-YDCI,1,PUPR Banten,1,PWI Banten,30,Pwi Kab Serang,5,PWI Kab Tangerang,1,PWI Kota Serang,9,PWI LEBak,5,PWI Pandeglang,2,radiasi,2,Ragam,200,Rajawali Nusantara,3,Ranmor,3,Relawan Kemanusiaan Banten,1,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,RSKM Cilegon,1,rsud malingping,7,S erang,1,Sahabat Polisi,1,SahabatGanjar,1,Saleh Patolla,1,Saleh Pattola,1,Samapta Polda Banten,1,Sambako,1,Samsat Malingping,34,Samsat Pandeglang,1,sapras,5,Satbrimob Polda Banten,13,Satbrimobda Banten,18,Satlantas Polres Lebak,3,Satlantas Polres Pandeglang,1,Satlantas Polres Serang,10,Satlantas Polres Serang Kota,4,Satlantas Polresta Bandar Lampung,1,Satpol PP Lebak,1,Satreskrim Polres Pandeglang,2,Satreskrim Polresta Tangerang,1,Satreskrim Resmob Polresta Tangerang,1,Satresnarkoba Polres Cilegon,1,Satresnarkoba Polres Pandeglang,1,Satresnarkoba Polres Serang,4,Satresnarkrim Polres Serang Kota,1,seba,3,Sembako,102,Serang,2325,Serang Banten,48,Serang Hukrim,1,Serang Kota,1,Serang Serang,1,serang.Kota Serang,1,SerangRaya,4,Seranng,2,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,smartphone,2,SMKN 1 Bayah,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,SMSI,8,Sorotan,2,Sosok,15,SPN Mandalawangi Kab Pandeglang,1,sRANG,1,STIH Painan,7,STKIP Jawilan,1,STKIP Setia Budi,1,Suara Mahasiswa,179,Subadri Usuludin,1,suda miskin,1,Sulawesi Selatan,1,SUMBAR,10,tagerang,5,Tambang Emas Bayah,37,tangerang,487,Tangsel,18,Tatu Chasanah,33,TB Amri,1,teknologi,28,Teminal Cipocok,1,Terminal Cipocok,4,tidur,1,TNI,134,TNI-AL,2,TNI-POLRI,106,TPSA Cilowong,2,Tradisi siraman,1,Tsunami Anyer,84,Tsunami Selat Sunda,66,Uhen PPP,2,UIN,3,Ujung Kulon,1,Ulum-Eki,12,UMKKM,1,UMKM,116,Unbaja Serang,1,Uniba,2,UNis,3,Unma Banten,7,Unpam,1,Unsera,1,Untirta,5,UPH Banten,67,UPH Banten. Christina Florensya Mandagi,1,UPH Jakarta,5,VESBanten,1,video,5,Wahidin Halim,1,Wakapolda Banten,2,Wirausaha,25,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,Xiaomi,1,Yonif 320/BP,3,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Penghapusan Dosa Lingkungan Pertambangan
Penghapusan Dosa Lingkungan Pertambangan
https://1.bp.blogspot.com/-Io1fkn8R4GU/YATzLIsTP0I/AAAAAAAAdkU/sRtablX_N-I1hDCm788gXXMEIRJfCK4KgCLcBGAsYHQ/s16000/tambang%2Bpuloampel.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Io1fkn8R4GU/YATzLIsTP0I/AAAAAAAAdkU/sRtablX_N-I1hDCm788gXXMEIRJfCK4KgCLcBGAsYHQ/s72-c/tambang%2Bpuloampel.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2021/01/penghapusan-dosa-lingkungan-pertambangan.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2021/01/penghapusan-dosa-lingkungan-pertambangan.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy