Magnet Ekonomi Bayah, Lahirkan Prostitusi?

Foto Ilustrasi (sumber: konfrontasi.com) Bantenekspose.com - Denyut industrialisasi Bayah kini mulai terasa. Suhu udara yang mulai pan...

Foto Ilustrasi (sumber: konfrontasi.com)
Bantenekspose.com - Denyut industrialisasi Bayah kini mulai terasa. Suhu udara yang mulai panas, tak ketinggalan bisnis kamar kos mulai menggeliat. Nyaris, di setiap sudut kota kecil yang oleh kalangan kokolot disebut kota bungsu, tidak sulit mencari tempat sekedar untuk bermalam atau nyari kamar kos.

Kecamatan Bayah terletak di ujung selatan Kabupaten Lebak, berbatasan dengan kecamatan Panggarangan, Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Cilograng. Jarak tempuh ke wilayah ini sekitar 150 kilometer dari pusat ibukota kabupaten, atau kurang lebih sekitar 4 jam perjalanan menggunakan kendaraan umum.

Bayah yang dulu sejuk dan asri, kini banyak berubah. Kehadiran kaum pemodal, seolah turut merubah wajah kota kecil Bayah menjadi ‘moderen’. Kehadiran pabrik semen terbesar Cemindo Gemilang, turut mendongkrak laju percepatan ekonomi setempat. Tak dipungkiri, gundulnya bebukitan di jalur Bayah-Pelabuhanratu, seolah menjadi ratu penyelamat ekonomi setempat, yang selama ini selalu disebut tertinggal. Pun demikian, dalam sisi sosial kemasayarakatan lambat laun mulai berubah. Sikap permisip masyarakat, seolah membuka celah bagi kalangan tertentu untuk membuka lahan bisnis birahi.

Penelusuran bantenekspose.com, selama di Kecamatan Bayah, memperkuat dugaan adanya praktek bisnis esek-esek. Secara kasat mata, memang seolah biasa saja. Namun seiring mentari menyambangi ufuk, geliat kaum pramunikmat yang menjajakan dirinya mulai terendus. Cara mereka menggaet pelanggan tentu berbeda dengan kehidupan pramunikmat di wilayah perkotaan. Yang tidak punya koneksi, dijamin tidak bakal menemukan mereka.

“Kalau belum pengalaman, mana bisa mengenali mereka. Semuanya ada kode dan rumusnya pak,” ungkap seorang pemandu, yang minta identitasnya disembunyikan.

Menurut si pemandu, sejak kehadiran para pekerja asing di pabrik semen merah putih (baca: Cemindo Gemilang), bisnis pramunikmat di Bayah meningkat. Padahal sebelumnya sudah hampir punah. “Ya, mereka banyak yang meminta perempuan-perempuan disini, untuk memenuhi hasratnya. Dulu, memang pernah ada semacam lokalisasi tak resmi, namun sudah dibubarkan,” ungkapnya.

Ya, pekerja asing yang bekerja di pabrik semen merah putih disebut-sebut menimbulkan sisi gelap adanya bisnis pramunikmat. Selain itu timbul juga maraknya penjualan minuman keras di warung remang-remang tempat PSK tersebut mangkal.

Tak dipungkiri memang, kehadiran pekerja asing di wilayah Bayah mendatangkan penghasilan lebih. Tak hanya dari menjajakan jasa esek-esek, penghasilan mereka meningkat justru dari penjualan minuman keras. Seperti yang di utarakan salah satu PSK yang namanya enggan disebutkan.

Informasi yang berhasil dihimpun, keberadaan pekerja asing di Kecamatan Bayah yang hampir keseluruhannya laki-laki dan jauh dari keluarga, dianggap sebagai peluang untuk bisnis hiburan, akhirnya timbullah bisnis prostitusi dan bisnis miras.

Awalnya, pelanggan yang datang ke warung tujuannya hanya ingin menghibur diri dengan berkaraoke dan ditemani para wanita, sambil meminum-minuman keras. Sedikit demi sedikit bisa memancing gairah kelelakian, apalagi ditemani oleh wanita hal tersebut sangat memungkinkan untuk berkelanjutan ke hubungan yang lebih intim, tergantung dari kesepakatan dan harga yang disetujui.

Miris memang, dibalik kehadiran pabrik semen merah putih yang diidolakan tempat untuk menjaring tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran, ternyata dibalik itu tersirat sisi gelap yang berakibat fatal bagi kelangsungan moral bangsa, khususnya di sekitar Kecamatan Bayah.

Salahkah mereka yang datang? Magnet ekonomi Bayah itu, seolah sebuah ironi di Lebak Selatan, saat Bupati Lebak, Iti Mulyadi Jayabaya, bangga dengan gerakan maghrib mengaji. Semoga saja, langkah penertiban yang digagas oleh Pemerintahan Kecamatan Bayah berhasil. Namun, adakah sebuah jaminan prostitusi akan berhenti? (sg)

COMMENTS

Nama

Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,2,Amin Ma'ruf,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,banten,272,Batalyon Mandala Yudha,1,BKM Curug,1,BPJS BANTen,1,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cilangkahan,280,cilegon,22,Desa Kumpay,1,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,86,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Hardi Madu,1,Hikmah,19,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,5,iptek,20,IWO Banten,1,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,591,Kab Pandeglang,90,Kab Serang,85,Kab Tangerang,115,Kab. Lebak,3,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,23,Kampanye damai,2,Kapolda Banten,2,Kemenag Kota Serang,2,kesehatan,87,Khazanah,6,Kiprah,27,KNPI,1,KNPI Banten,2,KNPI KOta Serang,18,KNPI Tangsel,2,kodim serang,1,konomi,1,Korem 064/my,1,Kota Cilegon,10,Kota Serang,338,Kota Tagerang,3,Kota Tangerang,141,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,2,Kota Tangsel,43,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KPU KOta Serang,1,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,822,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Mesjid Agung kota Serang,2,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,274,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,17,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,24,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,113,Parlemen,27,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,PemkaB Lebak,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,104,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,6,Perda Diniyah,1,Perumahan Polda Banten,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,1,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polda Banten,3,Polres Kab Serang,1,Polres Lebak,1,polres serang kota,1,Polsek Pabuaran,1,Pontren Riyadul Awamil,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,15,Riyadul awamil,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,442,serang.Kota Serang,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,8,sRANG,1,tagerang,5,tangerang,336,Tangsel,12,teknologi,21,Uhen PPP,1,UMKM,16,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,UPH Banten,1,video,4,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Magnet Ekonomi Bayah, Lahirkan Prostitusi?
Magnet Ekonomi Bayah, Lahirkan Prostitusi?
https://3.bp.blogspot.com/-qv4mHFypzg8/Vtxot5ajsWI/AAAAAAAADmg/woU-Xp37Ros/s320/seks.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-qv4mHFypzg8/Vtxot5ajsWI/AAAAAAAADmg/woU-Xp37Ros/s72-c/seks.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2016/03/magnet-ekonomi-bayah-lahirkan-prostitusi.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2016/03/magnet-ekonomi-bayah-lahirkan-prostitusi.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy