Mengukur Peluang Kemenangan Kotak Kosong

Ilustrasi: cyberpare.com Bantenekspose.com – Fenomena demokrasi ‘kotak kosong’ di perhelatan Pemilukada serentak 2018, memang sangat fe...

Ilustrasi: cyberpare.com
Bantenekspose.com – Fenomena demokrasi ‘kotak kosong’ di perhelatan Pemilukada serentak 2018, memang sangat fenomenal. Bila lengah, pasangan calon tunggal masih mungkin bisa kalah meski hanya melawan kotak kosong. Melawan kotak kosong bukan berarti bisa dengan mudah memenangkan kontestasi di Pilkada.

Diketahui tiga pilkada di Banten yakni pilkada Kota Tangerang, Pilkada Kabupaten Tangerang dan Pilkada Lebak,  hanya diikuti oleh calon tunggal. Menariknya, calon tunggal di ke-tiga pilkada itu sama-sama merupakan petahana.

Di Pilkada Kota Tangerang hanya ada pasangan petahana Arief R Wismansyah-Sachrudin, di Pilkada Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli dan di Pilkada Kabupaten Lebak hanya diikuti pasangan petahana Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi.

Meski KPU sudah melakukan perpanjangan masa pendaftaran, namun hingga hari terakhir Selasa (16/1) tak ada satupun kandidat yang mendaftar di ketiga pilkada tersebut. Sehingga dipastikan pilkada di tiga wilayah itu hanya diikuti calon tunggal.

Menanggapi fenomena calon tunggal versus kotak kosong ini khususnya di Pilkada Kabupaten Tangerang, Aktivis Tangerang Utara, Budi Usman menilai bahwa kotak kosong bisa saja menjadi lawan kuat bagi petahana Zaki-Mad Romli. Ia pun menyebut bahwa semua masih punya peluang untuk menang.

"Sesuai dengan peraturan KPU, maka saat pencoblosan nanti hanya ada surat suara dengan gambar calon tunggal melawan kotak kosong. Kemudian, dengan hanya ada calon tunggal dalam pilkada ini, nantinya yang disebut pemenang dalam pemilihan adalah yang mampu memperoleh suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara sah.  Yakni, jika yang dicoblos lebih dari 50 persen itu adalah (kotak) yang ada tanda gambarnya, maka pemenangnya adalah pasangan calonnya. Tetapi, jika banyak yang mencoblos kotak kosong lebih dari 50 persen maka nanti KPU mengumumkan yang menang adalah kotak kosong," kata Budi melalui siaran persnya, Selasa (16/1).

Penentuan 50 persen tersebut, jelas Budi, mengacu pada jumlah suara yang diberikan, bukan pada jumlah daftar pemilih. "Misalkan jika daftar pemilihnya G 20 orang, dan yang hadir g orang, maka (ketentuan) 50 persen tersebut pada jumlah pemilih yang hadir, yaitu 15 orang tadi. Ketentuan ini juga melekat pada sah atau tidak sahnya suara yang diberikan. Misal, ada 20 pemilih yang memberikan hak suara, 5 di antaranya dihitung sebagai suara tidak sah, maka penghitungan 50 persen lebih banyak hanya mengacu pada 15 suara sah saja," jelasnya.

Budi Usman mengungkapkan, merujuk pada UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-undang, maka akan dilakukan pemilihan lagi pada periode berikutnya.

"Pada pasal Pasal 54D ayat 1 hingga 4 dijelaskan, KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menetapkan pasangan calon terpilih pada Pemilihan 1 (satu) pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54C, jika mendapatkan suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari suara sah. Kemudian, jika perolehan suara pasangan calon kurang dari sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pasangan calon yang kalah dalam pemilihan boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan berikutnya. Pemilihan berikutnya yang dimaksud adalah, diulang kembali pada tahun berikutnya atau dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam peraturan perundang-undangan. Selanjutnya, jika dalam hal belum ada pasangan calon terpilih terhadap hasil pemilihan pemerintah menugaskan penjabat," paparnya.

Dalam sebuah kesempatan, tambah Budi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro menyampaikan jika warga bebas untuk mengkampanyekan kotak kosong. Atau menurut KPU dengan bahasa yang lebih halus, yakni diperbolehkan untuk mensosialisasikan kotak kosong. Sebab, hal itu dianggap menjadi bagian dari upaya untuk menyelenggarakan pemilu yang demokratis.

"Dengan situasi calon tunggal, kampanye diberikan ruang bagi pasangan calon atau masyarakat yang tidak setuju dengan pasangan calon. Masyarakat boleh mengkampanyekan, menyampaikan atau mengimbau masyarakat untuk memilih kotak kosong," jelasnya.

Menurut Budi Usman, kotak kosong juga merupakan wadah untuk menampung masyarakat pemilih yang tidak mau memilih pasangan calon yang ada. Karena itu, bila ada kelompok masyarakat yang ingin mengkampanyekan kotak kosong diberikan kebebasan, selama sesuai dengan etika dan aturan kampanye yang sewajarnya.

Meski begitu, kata Budi, KPU tidak bisa memfasilitasi masyarakat yang mau kampanye kotak kosong. Hal itu mengingat tidak ada regulasi yang mengatur untuk memberikan fasilitas kepada kelompok masyarakat yang ingin mewakili kotak kosong dalam berkampanye.

"Dengan tidak adanya larangan mensosialisasikan kotak kosong pada Pilkada Kabupaten Tangerang artinya setiap orang bebas untuk mensosialisasikan kotak kosong. Namun begitu, ada yang perlu menjadi perhatian terkait  sosialisasi kotak kosong. Antara lain, agar tidak sampai sosialisasi itu justru terjerumus pada kegiatan black campaign bernuansa fitnah dan Hoax  kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati," pungkasnya. (dam/wan/red)

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,Andika,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,Bante,1,banten,368,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,Bawaslu Banten,2,Bidhumas Polda Banten,5,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,3,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,28,Cilograng,2,CPNS Lebak,1,Dandim 0603/Lebak,1,Danrem 064/Maualana Yusuf,2,Darul ulum paNyaungan,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Desa Tobat,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dinkes kota serang,1,Dishub Kota Serang,1,Ditlantas Polda Banten,3,ditsabhara polwan banten,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,124,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,golkar banten,2,Gubernur WH,1,Hardi Madu,1,HAri santri,1,hari santri 2018,1,HGN 2018,1,Hikmah,19,Hukrim,148,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,7,iptek,21,IWO Banten,2,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,672,Kab Pandeglang,112,Kab Serang,125,Kab Tangerag,10,Kab Tangerang,130,Kab. Lebak,6,Kab. Serang,2,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,25,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kampus,4,Kanwil Kemenag Banten,1,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,8,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag Kota Serang,2,Kemenag Lebak,1,kesehatan,92,Khazanah,8,Kiprah,34,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,7,KNPI Kab Serang,1,KNPI KOta Serang,21,KNPI Lebak,1,KNPI Tangsel,2,Kodim 0602/Serang,1,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,kopassus,1,Koperasi,2,Korem 064/my,9,Kota Cilegon,16,Kota Serang,428,Kota Seranng,1,Kota Tagerang,5,Kota Tangerang,150,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,3,Kota Tangsel,49,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KP3b,1,KPU KOta Serang,3,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,909,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,Lion air,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,lmpi kota serang,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,menpan RB,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,301,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,31,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,28,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,135,Pandidikan,1,Parlemen,36,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,3,pemkot cilegon,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,167,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Persit Korem,1,Perumahan Polda Banten,1,PGMI Cihara,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,2,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polairud Banten,1,Polda Banten,39,Polda Lampung,3,Polres Cilegon,2,Polres Kab Serang,6,Polres Lebak,4,Polres Pandeglang,3,Polres Serang,4,polres serang kota,6,Polresta Bandarlampung,5,Polresta Tangerang,7,Polsek Maja,1,Polsek Pabuaran,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Darul ulum,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,20,Ranmor,3,Relawan Kemanusiaan Banten,1,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,Sahabat Polisi,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,568,serang.Kota Serang,1,Seranng,1,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,15,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,tagerang,5,tangerang,370,Tangsel,12,TB Amri,1,teknologi,22,Teminal Cipocok,1,Terminal Cipocok,4,Tradisi siraman,1,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,25,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,23,UPH Jakarta,3,VESBanten,1,video,4,Wahidin Halim,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Mengukur Peluang Kemenangan Kotak Kosong
Mengukur Peluang Kemenangan Kotak Kosong
https://4.bp.blogspot.com/-u0fy0BMaIqA/Wl6XxNKOjGI/AAAAAAAAIv4/TENAWY-g3FYRtuql1Hkn49M3ge1aTaSCQCLcBGAs/s640/kotak%2Bkosong--.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-u0fy0BMaIqA/Wl6XxNKOjGI/AAAAAAAAIv4/TENAWY-g3FYRtuql1Hkn49M3ge1aTaSCQCLcBGAs/s72-c/kotak%2Bkosong--.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2018/01/mengukur-peluang-kemenangan-kotak-kosong.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2018/01/mengukur-peluang-kemenangan-kotak-kosong.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy