Diduga Diperlakukan Kasar, Imam Tarjuman Meninggal Saat Ditangkap Polisi

Keluarga korban menuturkan kejadian yang dialami Tarjuman kepada wartawan (foto: Poros.id) Bantenekspose.com - Siti Masitoh turun ke l...

Keluarga korban menuturkan kejadian yang dialami Tarjuman kepada wartawan (foto: Poros.id)
Bantenekspose.com - Siti Masitoh turun ke lantai, jongkok, lalu duduk sembari memeragakan saat suaminya, Almarhum Muhammad Imam Tarjumam (50 tahun) ditinju polisi yang hendak menangkapnya. Kedua tangan Masitoh dilipat ke belakang tubuhnya untuk menjelaskan bahwa tangan suaminya diikat dengan sabuk, ditarik paksa hendak dibawa. Masitoh pun memiringkan kepalanya ke sebelah kiri, kemudian tertunduk saat mengisahkan kondisi suaminya setelah ditinju polisi dan ditarik paksa hendak dibawa ke mobil. Imam koma di depan Siti Masitoh, istri keduanya itu.

Siti Masitoh begitu ekpresif saat menceritakan kronologis penangkapan suaminya kepada wartawan di kamar faviliun rumah mertuanya di Lingkungan Kubang, Benggala, Kota Setang. Dari gurat-gurat di wajahnya, kenangan pahit dan menyesakkan dada itu tampak seperti baru satu jam yang lalu terjadi. Selama diwawancara, air muka wanita 45 tahun ini mengikuti irama hatinya: kusut, letih, memelas, pucat, lalu kaku, tiba-tiba seketika berubah menjadi merah penuh amarah, matanya menatap tajam, mulutnya mencaci-maki penuh murka. 

"Apa kesalahan suami saya? Apaaaaa? Suami saya diperlakukan seperti teroris. Mereka tidak punya perikemanusiaan." Seketika itupula Masitoh kembali sesunggukan, karena peristiwa penghinaan terhadap harga dirinya dan suaminya itu kembali menguasai seluruh ruang-ruang di dalam dadanya. Air matanya tumpah. Keluarganya pun ikut menangis. Hati kami pun teriris. 

Pada malam nahas itu, Selasa sekira pukul 19.00, satu tim polisi dari Unit Buru Sergap Satreskrim Polres Serang mendatangi rumah sewaan mereka di Lingkungan Panggungjati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Setelah pintu depan dibuka karena ada ketukan, Siti Masitoh mendapati sebanyak lima orang laki-laki yang mengaku polisi dari Polres Serang menyatakan membawa suaminya ke Polres untuk dimintai keterangan. 

Polisi mengatakan suaminya dilaporkan oleh seseorang dengan tuduhan penipuan dan penggelapan. Dalam KUHPidana, tindak pidana penipuan dan penggelapan dijerat oleh Pasal 378. Masitoh menanyakan identitas keanggotaan kelima laki-laki tanpa menggunakan seragam polisi ini. Masitoh juga menanyakan surat penetapan tersangka dan surat penangkapan. 

"Tapi mereka menghardik saya dan mengatakan surat penangkapan ada di dalam mobil. Mereka akan memaksa masuk saat mengetahui suami ada di dalam rumah. Tapi saya cegah karena identitas polisi dan surat penangkapan tidak mereka perlihatkan. Tapi kelima orang itu merangsek masuk ke dalam rumah, dan menangkap suami saya dengan kasar. Mereka juga melarang kami saat suami saya mau menghubungi kakak kandungnya. Saya meminta mereka tidak melakukan intimidasi dan kekerasan, karena suami saya memiliki riwayat penyakit jantung kronis. Mereka malah memukul wajah suami saya hingga sobek pelipisnya," jelas Siti Masitoh, begitu ekspresif. 

Mungkin dianggap akan melawan, setelah ditinju, kedua tangan Imam diikat menggunakan sabuk dari celananya. Namun saat hendak dimasukkan ke mobil, Imam terjatuh, terduduk, pucat, dan terkulai lemas. Imam koma. Detak jantungnya sangat lemah setelah Masitoh menyesuaikan dengan detak di urat nadi dan leher suaminya. Polisi panik setelah mengetahui kondisi Imam. Polisi kemudian membawa korban ke RSUD Dr. Drajad Prawiranegera.

Polisi membawa Imam ke rumah sakit tanpa menghiraukan Masitoh. Masitoh panik. Dia lalu menemui kakak iparnya, Aan Asfianto, Dekan Fakultas Hukum Univeritas Sultan Ageng Tirtayasa yang tinggal di Perumahan Puri. Selasa malam sekira pukul 20.00, saat Aan berada di Polres Serang untuk mengkonfirmasi penangkapan adik kandungnya, Kasat Reskrim memberitahukan bahwa Imam telah meninggal dan jenazahnya ada di rumah sakit. 

"Meninggal itu kan harus ada penyebabnya. Benar, adik saya memiliki riwayat penyakit jantung, tapi malam itu dalam kondisi sehat. Malam itu adik saya langsung koma setelah mendapatkan perlakuan kasar, dia digusur, lalu ditinju. Meskipun informasi kematiannya disampaikan satu jam setelah adik saya dibawa oleh polisi, saya yakin adik saya meninggal dalam perjalanan. Kami menuntut pimpinan Polri memberikan sanksi berat kepada penganiaya adik saya," ujar Aan, Rabu petang.

Menunggu Hasil Autopsi

Kapolres Serang AKBP Nunung Syaifudin enggan berkomentar terlalu panjang. "Tanya saja ke Kasat Reskrim," katanya saat duhubungi melalui telepon.

Kasat Reskrim AKP Arrizal Samelino membenarkan bahwa dirinya menugaskan satu tim anak buahnya untuk menjemput paksa tersangka Muhammad Imam atas dugaan penipuan dan penggelapan. Penetapan tersangka dikeluarkan setelah alat bukti dan saksi-saksi menguatkan dugaan. 

"Almarhum kami tetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran pidana Pasal 378. Korbannya seseorang yang dijanjikan akan dijadikan PNS. Alat bukti berupa kuintasi, saksi korban, dan sejumlah saksi telah kami mintai keterangan dan menguatkan untuk ditetapkan adanya tersangka. Kami jemput paksa tersangka karena selama ini tersangka tidak kooperatif, tempat tinggalnya selalu berpindah," terang Kasat, seperti dilansir POROS.ID.

Terkait tuduhan keluarga korban bahwa almarhum meninggal akibat penganiayaan, Kasat Reskrim menyatakan benar tidaknya korban dianiaya, pembuktiannya secara hukum menunggu hasil autopsi.


Siti Masitoh meminta Kapolda Banten memberikan hukuman yang setimpal atas tindakan polisi kepada almarhum suaminya. Sebagai wiraswastawan, Almarhum adalah tulang punggung keluarga, terutama untuk ketiga anak mereka. "Pokoknya saya meminta Pak Kapolda memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada penganiaya suami saya," tegasnya. (Ari)

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,Andika,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,banten,305,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,Bawaslu Banten,1,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,2,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,22,Darul ulum paNyaungan,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dinkes kota serang,1,Ditlantas Polda Banten,2,ditsabhara polwan banten,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,91,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,Gubernur WH,1,Hardi Madu,1,HAri santri,1,Hikmah,19,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,5,iptek,20,IWO Banten,1,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,622,Kab Pandeglang,95,Kab Serang,96,Kab Tangerag,1,Kab Tangerang,117,Kab. Lebak,4,Kab. Serang,1,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,23,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kanwil Kemenag Banten,1,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,2,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag Kota Serang,2,Kemenag Lebak,1,kesehatan,88,Khazanah,7,Kiprah,30,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,3,KNPI KOta Serang,19,KNPI Lebak,1,KNPI Tangsel,2,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,Koperasi,1,Korem 064/my,5,Kota Cilegon,10,Kota Serang,355,Kota Tagerang,3,Kota Tangerang,141,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,2,Kota Tangsel,43,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KPU KOta Serang,2,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,855,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,281,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,18,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,24,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,118,Pandidikan,1,Parlemen,30,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,2,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,123,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Persit Korem,1,Perumahan Polda Banten,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,1,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polda Banten,13,Polres Kab Serang,4,Polres Lebak,2,Polres Serang,2,polres serang kota,3,Polsek Pabuaran,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,15,Ranmor,2,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,469,serang.Kota Serang,1,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,11,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,tagerang,5,tangerang,339,Tangsel,12,TB Amri,1,teknologi,21,Tradisi siraman,1,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,20,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,8,UPH Jakarta,2,video,4,Wahidin Halim,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Diduga Diperlakukan Kasar, Imam Tarjuman Meninggal Saat Ditangkap Polisi
Diduga Diperlakukan Kasar, Imam Tarjuman Meninggal Saat Ditangkap Polisi
https://2.bp.blogspot.com/-31pPPP6VS8Q/VxeV7oQKB7I/AAAAAAAAEUI/aQCOzVUwbcc44YoanieCH89epH6ni-J6ACLcB/s640/porosid.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-31pPPP6VS8Q/VxeV7oQKB7I/AAAAAAAAEUI/aQCOzVUwbcc44YoanieCH89epH6ni-J6ACLcB/s72-c/porosid.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2016/04/diduga-diperlakukan-kasar-imam-tarjuman.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2016/04/diduga-diperlakukan-kasar-imam-tarjuman.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy