GMT 2016, Ummat Islam Disunnahkan Shalat Gerhana

Bantenekspose.com -Sebagian orang menganggap terjadinya gerhana matahari dan bulan sebagai gejala alam biasa, sebagai peristiwa ilmiah y...

Bantenekspose.com -Sebagian orang menganggap terjadinya gerhana matahari dan bulan sebagai gejala alam biasa, sebagai peristiwa ilmiah yang bisa dinalar. Gerhana sekedar menjadi tontonan menarik yang bisa disaksikan beramai-ramai bersama keluarga dan handai tolan.

Namun bagi yang merasa tunduk kepada keagungan Sang Perncipta, Allah SWT, gerhana adalah peristiwa penting yang secara gamblang menunjukkan bahwa ada kekuatan Yang Maha Agung di luar batas kemampuan manusia; manusia yang paling merasa faham ilmu alam sekalipun.

Mereka yang merasa rendah di hadapan Sang Pencipta akan menadahkan muka, menghadap Allah, mengerjakan shalat secara berjamaah. Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan untuk itu.

Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguhnya matahari dan rembulan adalah dua tanda-tanda kekuasaan Allah, maka apabila kalian melihat gerhana, maka berdo’alah kepada Allah, lalu sholatlah sehingga hilang dari kalian gelap, dan bersedekahlah.” (HR Bukhari-Muslim)

Sayyidatuna A’isyah ra bercerita: Gerhana matahari pernah terjadi di masa Rasululloh SAW kemudian beliau sholat bersama para sahabat. Beliau pun berdiri dengan lama, ruku’ dengan lama, berdiri lagi dengan lama namun lebih pendek dari yang pertama, lalu ruku’ dengan lama namun lebih pendek dari yang pertama, lalu mengangkat kepala dan bersujud, dan melakukan sholat yang terakhir seperti itu, kemudian selesai dan matahari pun sudah muncul. (HR Bukhari, Muslim, Nasa’i, Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Para ulama sepakat bahwa sholat gerhana matahari dan bulan adalah sunnah dan dilakukan secara berjamaah. Berdasarkan redaksi hadits yang pertama di atas penamaan gerhana matahari dan bulan berbeda, sholat khusuf untuk gerhana bulan dan sholat kusuf untuk gerhana matahari.

Imam Maliki dan Syafi’i berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidatuna A’isyah berpendapat bahwa sholat gerhana dengan dua roka'at dengan dua kali ruku’, berbeda dengan sholat Id dan Jum’at. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas juga terdapat penjelasan serupa, yakni sholat gerhana dikerjakan dua roka'at dengan dua kali ruku’, dan dijelaskan oleh Abu Umar bahwa hadits tersebut dinilai paling shahih.

Maka dengan begitu keistimewaan shalat gernana dibanding dengan shalat sunnah sunnah lainnya terletak pada bilangan ruku’ pada setiap roka’atnya. Apalagi dalam setiap ruku’ disunnahkan membaca tasbih berulang-ulang dan berlama-lama.



Tasbih berarti gerak yang dinamis seperti ketika bulan berrotasi (berputar mengelilingi kutubnya) dan berevolusi (mengelilingi) bumi, bumi berotasi dan berevolusi mengelilingi matahari, atau ketika matahari berotasi dan berevolusi pada pusat galaksi Bimasakti. Namun pada saat terjadi gerhana, ada proses yang aneh dalam rotasi dan revolusi itu. Maka bertasbihlah! Maha Suci Allah, Yang Maha Agung!

Adapun tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:
1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau matahari terlebih 
    dahulu.
2. Shalat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.
3. Sebelum sholat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan,
    ”Ash-shalatu jaami'ah.”
4. Niat melakukan sholat gerhana matahari (kusufisy-syams)
    atau gerhana bulan (khusufil-qamar), menjadi imam atau ma’mum.
5. Sholat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.
6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.
7. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah
    dan surat kembali
8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang
    daripada surat kedua. Demikian pula pada rakaat kedua,
    bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.
    Misalnya rakaat pertama membaca surat Yasin (36)
    dan ar-Rahman (55), lalu raka’at kedua
    membaca al-Waqiah (56) dan al-Mulk (78)
9. Setelah sholat disunahkan untuk berkhutbah.


Sumber: NU.or.id

COMMENTS

Nama

Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,2,Amin Ma'ruf,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,banten,273,Batalyon Mandala Yudha,1,BKM Curug,1,BPJS BANTen,1,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cilangkahan,280,cilegon,22,Desa Kumpay,1,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,86,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Hardi Madu,1,Hikmah,19,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,5,iptek,20,IWO Banten,1,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,591,Kab Pandeglang,90,Kab Serang,85,Kab Tangerang,115,Kab. Lebak,3,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,23,Kampanye damai,2,Kapolda Banten,2,Kemenag Kota Serang,2,kesehatan,87,Khazanah,6,Kiprah,27,KNPI,1,KNPI Banten,2,KNPI KOta Serang,18,KNPI Tangsel,2,kodim serang,1,konomi,1,Korem 064/my,1,Kota Cilegon,10,Kota Serang,338,Kota Tagerang,3,Kota Tangerang,141,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,2,Kota Tangsel,43,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KPU KOta Serang,1,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,822,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Mesjid Agung kota Serang,2,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,274,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,17,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,24,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,113,Parlemen,27,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,PemkaB Lebak,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,104,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Perumahan Polda Banten,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,1,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polda Banten,3,Polres Kab Serang,1,Polres Lebak,1,polres serang kota,1,Polsek Pabuaran,1,Pontren Riyadul Awamil,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,15,Riyadul awamil,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,442,serang.Kota Serang,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,8,sRANG,1,tagerang,5,tangerang,336,Tangsel,12,teknologi,21,Uhen PPP,1,UMKM,16,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,UPH Banten,1,video,4,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: GMT 2016, Ummat Islam Disunnahkan Shalat Gerhana
GMT 2016, Ummat Islam Disunnahkan Shalat Gerhana
https://3.bp.blogspot.com/-ojxLxaDBg-Y/VtqetVRO9PI/AAAAAAAADjk/MPn_rh3tz-c/s320/gatoit.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-ojxLxaDBg-Y/VtqetVRO9PI/AAAAAAAADjk/MPn_rh3tz-c/s72-c/gatoit.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2016/03/gmt-2016-ummat-islam-disunnahkan-shalat.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2016/03/gmt-2016-ummat-islam-disunnahkan-shalat.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy