Dirusak Lereng Gunung Karang, Banjir Longsor pun Menerjang

Kepala Dindik Kab Serang Asep Nugraha Jaya saat meninjau lokasi (kiri). Masyarakat dan Aparat bekerjasama membantu upaya penanganan pasca ...

Kepala Dindik Kab Serang Asep Nugraha Jaya saat meninjau lokasi (kiri). Masyarakat dan Aparat bekerjasama membantu upaya penanganan pasca bencana di Desa Citaman Kec Baros Kab Serang (kanan). Foto: Ago-be
Bantenekspose.com - Bencana banjir dan longsor di Kecamatan Baros, Kab. Serang, Provinsi Banten, yang merusak rumah-rumah warga, sekolah dasar, sumber mata air, areal pertanian dan perkebunan, serta fasilitas umum disebabkan oleh rusaknya lereng Gunung Karang yang merupakan kawasan tangkapan air. Lereng gunung yang berada dalam gugusan Pegunungan Akarsari (Aseupan-Karang-Pulosari) itu kini dalam kondisi rusak parah akibat penebangan secara serampangan dan penambangan liar.

Menurut warga, sejak lima tahun terakhir kawasan Baros kerap diterjang banjir dan longsor yang titik bencananya berasal dari lereng Gunung Karang. Warga menduga aktivitas penambangan pasir milik seorang pengusaha asal Banten dan perkebunan buah naga milik investor asal Malaysia, adalah penyebab banjir dan longsor kerap terjadi dalam kurun waktu lima tahun terkahir ini. Karena dua usaha tersebut berada di lereng Gunung Karang dan telah menebang ribuan jenis pohon kayu yang akarnya selama ini menjadi pengikat struktur tanah sekaligus sebagai sumber cadangan air.

"Ini banjir dan longsor terparah. Miris saya melihatnya. Bencana lebih parah berpotensi terjadi di kemudian hari jika pemerintah tidak segera melakukan antisipasi. Ngeri saya, karena jalur longsorannya persis berada di atas permukiman warga," ungkap aktivis penanggulangan pascabencana Enjat Sudrajat kepada bantenekspose.com, Ahad (7/5), di tengah aktivitas membantu merehabilitasi permukiman warga yang terkena serangan banjir-longsor  di Desa Tamansari.

Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah warga yang dilakukan bantenekspose.com didampingi Enjat, perkebunan buah naga itu berada dalam tanah negara yang selama ini dijadikan tanah bengkok yang di atasnya terdapat ribuan pohon kayu penguat tanah dan penyimpan air. Sejak tahun 2011, tanah seluas kurang-lebih 20 hektare itu telah dialihtangankan penggunaannya kepada investor asing. Pepohonan kemudian ditebangi, struktur tanah diubah, jalan air dialihkan, dan perkebunan itu kini dikelilingi parit selebar lima meter dengan kedalaman dua meter. Sepertinya untuk mencegah pencurian.

"Alih fungsi itu adalah penyebab bencana. Rekayasa struktur tanah secara otomatis mengubah alur air dari alur alamiah bentukan alam ke alur yang dibentuk dengan asal dan tidak mengikuti struktur tanah. Apalagi tidak jauh dari perkebunan buah naga itu juga terdapat kawasan yang telah diratakan, sepertinya akan dialihfungsi untuk bisnis pertambangan. Ijin usaha mereka harus dipertanyakan. Pemerintah harus segera melakukan langkah-langkah strategis yang berpihak kepada kepentingan warga dan lestarinya ekosistem," ujar Enjat yang juga fungsionaris di DPD KNPI Provinsi Banten.

Ahad pagi itu kurang-lebih 50 orang relawan yang dikoordinasikan oleh Danramil Baros Kapten Inf. Dadang Sofyan melakukan rehabilitasi di sekitar SDN Tamansari yang paling parah diterjang bencana. Dua lokal ruang kelas atapnya ambruk akibat tidak kuat menahan dahsyatnya terjangan air yang membawa ribuan kubik material longsoran tanah. Lumpur setebal setengah meter menutupi seluruh kawasan sekolah dasar ini. Lumpur itu juga berhasil merobohkan bagian-bagian dari rumah warga, juga menutup Situ Tamansari yang berair jernih.

Pagi itu, bukan saja relawan yang dibentuk oleh Badan Penanggulangan Bencana dan aktivid Mahasiswa Pencinta Lingkungan yang sibuk merehabilitasi lingkungan yang terkena bencana. Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Serang DR. Agus Nugaraha Jaya juga sibuk menjadi relawan. Camat Baros Tabrani dan Kepala SDN Tamansari Ali, juga tampak sibuk.  Hanya Babay yang tidak tampak. Kades Tamansari itu dituding oleh warga yang paling bertanggung jawab atas hadirnya dua usaha di lereng gunung Desa Tamansari. Karena, menurut warga, ijin usaha dengan memanfaatkan lahan negara itu pernah ditolak dengan tegas oleh kepala desa sebelumnya, Bakhrum.

"Secara pribadi saya tidak berani menduga-duga atas penyebab bencana ini. Yang jelas, selain usaha perkebunan buah naga, kerusakan hutan juga terjadi pada lereng di atas perkebunan itu. Tugas kita sekarang adalah memperbaiki kondisi pascabencana," ujar Danramil Baros Kapten Inf. Dadang Sofyan.

Kadindik Asep Nugraha menyatakan bahwa dirinya akan mengajukan anggaran untuk merelokasi SDN Tamansari karena berda di jalur "tendangan" jalur longsoran. "Tahun ini kami mengusulkan kepada panitia anggaran untuk merelokasi SDN Tamansari. Secara kebutuhan, sekolah ini memang harua ditambah lokalnya. Dan secara geografis, letak sekolah ini adalah yang paling terancam jika terjadi bencana longsor. Selama lereng pegunungan tidak segera direhabilitasi, kawasan Tamansari ini akan terus terkana bencana longsor," ujar Kadindik yang datang ke lokasi kegiatan dengan menggunakan sepeda kayuh. (Ago)

COMMENTS

Nama

Advertorial,3,Aktifis Menulis,2,banten,244,BPJS BANTen,1,bulog tangerang,1,Cilangkahan,280,cilegon,22,Ekon,1,Ekonomi,82,Hikmah,18,Industri,5,iptek,19,IWO Banten,1,Kab Lebak,574,Kab Pandeglang,86,Kab Serang,78,Kab Tangerang,108,Kab. Lebak,3,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,9,Kabupaten Tangerang,23,kesehatan,87,Khazanah,6,Kiprah,27,KNPI,1,KNPI Banten,1,KNPI KOta Serang,18,konomi,1,Kota Cilegon,10,Kota Serang,321,Kota Tagerang,2,Kota Tangerang,137,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangsel,41,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,Kpud lebak,1,lebak,812,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,NasDem,2,nasional,262,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,14,opini,23,pandeglang,113,Parlemen,25,Peluang,1,PemkaB Lebak,1,pendidikan,88,Perbankan,6,Pilbuptangerang,1,PKS Banten,1,Ragam,14,Serang,436,serang.Kota Serang,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,8,sRANG,1,tagerang,5,tangerang,330,Tangsel,12,teknologi,20,UMKM,13,video,4,Wirausaha,15,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Dirusak Lereng Gunung Karang, Banjir Longsor pun Menerjang
Dirusak Lereng Gunung Karang, Banjir Longsor pun Menerjang
https://3.bp.blogspot.com/-fn5DmaybgUc/WQ-35lNUQ4I/AAAAAAAAGmY/iF6-3ri3jyUa6V-NQ7IWGyRsSJx8J4PeQCLcB/s640/baros.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-fn5DmaybgUc/WQ-35lNUQ4I/AAAAAAAAGmY/iF6-3ri3jyUa6V-NQ7IWGyRsSJx8J4PeQCLcB/s72-c/baros.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
http://www.bantenekspose.com/2017/05/dirusak-lereng-gunung-karang-banjir.html
http://www.bantenekspose.com/
http://www.bantenekspose.com/
http://www.bantenekspose.com/2017/05/dirusak-lereng-gunung-karang-banjir.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy