PPDB Online, Cermin Peduli Pendidikan di Banten?

Bantenekspose.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diatur Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 14 Tahun 2...


Bantenekspose.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diatur Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain Yang Sederajat.

Pasal 30 ayat (1) mengamanatkan Pemerintah Daerah untuk membuat Kebijakan Daerah sebagai tindak lanjut peraturan ini. Artinya, paling tidak Gubernur Banten membuat/menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur PPDB. Anehnya, Gubernur Wahidin Halim (WH) tidak menerbitkan Pergub yang dimaksud.

Tanpa Pergub PPDB, jelas bakal ada kekacauan PPDB. Karena penetapan radius zonasi terdekat ditetapkan Pemerintah Daerah (Pemprov Banten) berdasarkan Kebijakan Daerah (Pergub Banten), seperti diatur Pasal 16.

Sayangnya, pelanggaran tidak membuat Kebijakan Daerah ini tidak ada sanksinya. Sanksi hanya dibuat untuk pejabat Dinas Pendidikan (Dindikbud Banten), Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, dan Komite Sekolah seperti diatur Pasal 26.

Dalam Pasal 26 ayat (2) disebutkan, “Pengenaan sanksi juga berlaku bagi Komite Sekolah atau pihak lain... “. Apakah pelanggaran Pasal 30 ayat (1) oleh Gubernur Banten termasuk dalam kelompok “pihak lain”-nya? Lalu siapa yang akan memberikan sanksi kepada Gubernur? Dan apa sanksinya?

Menyalah-gunakan Kewenangan
Di luar pasal yang mengatur radius zonasi, tanpa adanya pergub, maka PPDB di Provinsi Banten diatur langsung Permendikbud No 14 Tahun 2018. Pasal 4 ayat (2) menyebutkan, “Dalam pelaksanaan PPDB, Sekolah hanya dapat mengunakan salah satu jenis mekanisme sebagaimana dimaksud pada ayat (1)”.

Pasal ini sangat jelas menyebutkan kewenangan memilih mekanisme PPDB itu berada di Sekolah, bukan di Dinas Pendidikan (Dindikbud Banten). Sehingga penerapan PPDB Online bagi SMA/SMK Negeri di Provinsi Banten tanpa adanya pergub, sudah melanggar Pasal 4 ayat (2) ini. Dindikbud Banten sudah menyalah-gunakan kewenangannya dengan mengambil alih kewenangan Sekolah.

Merujuk pada Pasal 26 ayat (1), seharusnya Gubernur Banten memberikan sanksi kepada Pejabat Dindikbud Banten berupa teguran tertulis dan/atau penundaan atau pengurangan hak dan/atau pembebasan tugas dan/atau pemberhentian sementara/tetap dari jabatan. Sudahkah Gubernur Banten memberikan sanksi?

Pedoman PPDB Yang Berubah-Ubah
Dalam melaksanakan PPDB Online Provinsi Banten tahun 2018 yang tanpa dasar hukum itu, Dindikbud Provinsi Banten telah mengeluarkan beberapa versi Pedoman PPDB. Uniknya, semua versi Pedoman PPDB dikeluarkan pada bulan yang sama, Juni 2018. Versi terakhir dibagikan via WA Grup Operator Sekolah, malam sebelum pembukaan aplikasi PPDB Online di web resmi Provinsi Banten.

Versi awal berformat PDF, tanpa tanggal dan bulan, hanya ada tahun 2018. Ada tanda tangan E. Kosasih Samanhudi, Kepala Dinas Dikbud Provinsi Banten. Sedangkan versi terakhir berformat word tertanggal 8 Juni 2018 tanpa ada tanda tangan. Tertera nama E. Kosasih Samanhudi.

Versi awal memuat Dasar Hukum 10) Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Menengah Atas Negeri, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dan Sekolah Khusus Negeri Tahun Pelajaran 2018/2019. Padahal, menurut JDIH Banten, Pergub No 21 Tahun 2017 itu untuk PPDB Tahun Pelajaran 2018/2019.

Sedangkan pada versi akhir, mencantumkan Dasar Hukum 10) Peraturan Gubernur (tanpa nomor) Tahun 2018 tentang PPDB dan 12) SK Kadindikbud Provinsi Banten tanpa nomor dan tahun. Tentu saja hal ini menunjukan Pedoman tersebut belum sah dijadikan mekanisme.

Pada dasarnya, perbedaan versi Pedoman PPDB Provinsi Banten hanya di nilai-nilai, seperti Kuota Jalur umum di versi awal 75%. Di versi akhir menjadi 70%. Nilai zonasi satu kecamatan 25 poin menjadi 50 poin.

Perubahan pedoman yang cepat dan versi akhir diberikan pada malam terakhir, membuat pihak sekolah menjadi kebingungan. Akhirnya tidak dapat menjelaskan kepada masyarakat dengan terang dan gamplang.

Pelanggaran Permendikbud di Pedoman PPDB
Pasal 3 ayat (1) menyebutkan, “Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melaksanakan PPDB dimulai pada mulai Mei setiap tahun”. Ayat (2)-nya menyebutkan, “Proses pelaksanaan PPDB sebagaimana dimaksud ayat (1) dimulai dari tahap pengumuman secara terbuka penerimaan calon Peserta Didik Baru pada Sekolah yang bersangkutan...”.

Sedangkan ayat (3) Pasal itu menyebutkan, Pengumuman secara terbuka PPDB paling sedikit memuat Persyaratan, Proses Seleksi, Daya Tampung, dan Pungutan untuk daerah non Wajib Belajar 12 tahun.

Jadwal Kegiatan PPDB 2018/2019 di Pedoman PPDB tidak ada yang kegiatan yang berisikan Pengumuman Terbuka. Bulan April-Mei 2018 diisi kegiatan Sosialisasi dan Workshop Operator PPDB SMA/SMK. Dan langsung ke kegiatan Pendaftaran dan Verifikasi berkas PPDB SMA/SMK di tanggal 21-27 Juni 2018.

Menyalahkan pihak Sekolah juga tidak mungkin. Karena kegiatan PPDB di Banten secara lisan sudah diumumkan diambil-alih Pemprov Banten via Dindikbud Banten tanpa adanya pergub. Tapi pelanggaran terhadap Pasal 3 ayat (1) sudah jelas.

Pembatasan usia maksimal yang diatur Pasal 8 ayat (1) huruf a. Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun; dimentahkan oleh Pedoman PPDB F. Persyaratan Calon Peserta Didik Baru 1. Persyaratan Umum b. Calon Peserta Didik merupakan lulusan SMP/MTs/sederajat tahun berjalan dan lulusan satu tahun sebelumnya, termasuk lulusan program Paket B tahun berjalan dan satu tahun sebelumnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Aturan ini jelas telah merampas hak masyarakat yang sudah lulus SMP 5 tahun sebelumnya dan belum mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan ke tingkat SMA/SMK. Jika seseorang masuk SD pada umur 7 tahun dan 9 tahun kemudian lulus SMP, maka baru berusia 16 tahun. Karena sudah hal tidak dapat meneruskan ke tingkat SMA/SMK selama 3 tahun. Lalu pada tahun ini, ketika usianya baru menginjak 19 tahun berkesempatan untuk melanjutkan ke tingkat SMA/SMK, haknya menjadi terampas karena aturan di Pedoman PPDB Provinsi Banten. Hal ini juga jelas telah melanggar Pasal 8 Permendikbud No 14 Tahun 2018.

Pedoman PPDB Banten 2018 menetapkan Radius Zona Terdekat adalah Kecamatan berdasarkan usulan Cabang Dinas Dikbud Kabupaten/Kota; G. Prosedur Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru angka 3 dan angka 4. Terdekat pun hanya diberi nilai poin 25. Faktanya, dalam pelaksanaan hanya diberi poin 2,5 saja.

Hal ini jelas melanggar Pasal 16 ayat (4) Permendikbud No 14 Tahun 2018 yang menyebutkan, “Dalam menetapkan Radius Zona sebagaimana dimaksud ayat (3), Pemerintah Daerah melibatkan musyawarah/kelompok kerja kepala sekolah”.

Jadi seharusnya, penetapan Radius Zona Terdekat melibatkan MKKS. Bukan usulan dari Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota. Dengan nilai zonasi yang kecil, hanya 2,5 poin dalam pelaksanaannya, maka besar kemungkinan kuota 90% peserta didik dari domisili terdekat tidak terpenuhi (Pasal 16 ayat (1)).

Lucu-Lucuan Dalam Menghitung Kuota Siswa Baru
Pasal 16 Permendikbud No 14 Tahun 2018 membagi kuota siswa baru sebagai berikut:
90% siswa baru dari Radius Zona Terdekat (ayat (1));
5% siswa baru dari luar Radius Zona Terdekat lewat Jalur Prestasi (ayat (6) huruf a); dan
5% siswa baru dengan alasan khusus seperti kepindahan orangtua atau bencana alam/sosial (ayat (6) huruf b).

Sekilas Pedoman PPDB Online Banten 2018 mengikuti aturan itu. Termuat dalam huruf G. angka 1: “Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili pada Radius Zonasi Terdekat dari Sekolah sebesar 90% dari total keseluruhan peserta didik yang di terima”.

Namun, ketika dibaca lebih lanjut, angka 90% itu di”akali” lagi dengan pembagian 75% Jalur Umum (Huruf H. angka 2. huruf a) angka 1) dan angka 2)) dan 5% Jalur Prestasi (Huruf H. angka 2. huruf b) angka 1) dan angka2)). Total angka Radius Zona Terdekat menjadi 80% saja.

Sisanya 10%, dalam Pedoman PPDB itu dibagi menjadi 8% Jalur Prestasi di luar Zonasi (lebih jauh dari Radius Zona Terdekat) dalam Provinsi Banten dan 2% Jalur Prestasi dari luar Provinsi Banten.

Maka dapat dipastikan, hanya 80% siswa baru berasal dari Radius Zona Terdekat. Sedangkan 10%-nya berasal dari luar Radius Zona Terdekat. Jelas ini melanggar Pasal 16 ayat (1).

Sedangkan amanah Pasal 16 ayat (6) huruf a dan b dirubah dalam Pedoman PPDB menjadi 4% Jalur Umum di luar Radius Zona Terdekat tapi dalam 1 zonasi, 4% Jalur Prestasi di luar Radius Zona Terdekat tapi dalam 1 zonasi dan 2% dari luar Provinsi Banten. Teramat terang sekali, pengaturan kuota siswa baru di PPDB Online Banten 2018 melanggar Permendikbud No 14 Tahun 2018.

Lucunya, dalam Pedoman PPDB Online Banten 2018, ada kuota Afirmasi 10% yang tidak dijelaskan besarannya dari mana? Karena hitungan kuota sebelumnya sudah menjadi 100%. Apakah daya tampung SMA/SMK Negeri di Banten sudah dirubah menjadi 110%?

Tidak ada syarat khusus untuk jalur Afirmsi ini, kecuali syarat sebagai anak Guru, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Tenaga Kependidikan, Siswa Kerjasama (MoU), Siswa Berkebutuhan Khusus, dan/atau Siswa Tidak Naik Kelas.

Siswa Miskin Yang Terlupakan
Permendikbud No 14 Tahun 2018 sudah demikian nyatanya mengamanatkan Siswa Baru minimal 20%-nya berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang domisilinya satu wilayah daerah provinsi; Pasal 19.

Anehnya, Pedoman PPDB Online Banten 2018 tidak menyebut-nyebut adanya kuota siswa miskin. Hanya menyebutkan nilai SKTM sebagai bukti siswa miskin diberi nilai poin 50. Parahnya, pada pelaksanaan hanya diberi nilai 5 poin saja.

Hal ini bukan saja telah melanggar Permendikbud, tapi sudah mencabut hak orang miskin untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Keadilan pendidikan bagi orang miskin sudah dicabut Pemprov Banten.

Penulis: Oetjoe Gabriel

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,Andika,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,Bante,1,banten,328,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,Bawaslu Banten,2,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,3,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,25,CPNS Lebak,1,Dandim 0603/Lebak,1,Danrem 064/Maualana Yusuf,1,Darul ulum paNyaungan,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Desa Tobat,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dinkes kota serang,1,Dishub Kota Serang,1,Ditlantas Polda Banten,3,ditsabhara polwan banten,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,108,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,golkar banten,2,Gubernur WH,1,Hardi Madu,1,HAri santri,1,hari santri 2018,1,HGN 2018,1,Hikmah,19,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,6,iptek,20,IWO Banten,2,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,648,Kab Pandeglang,101,Kab Serang,109,Kab Tangerag,6,Kab Tangerang,122,Kab. Lebak,5,Kab. Serang,1,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,24,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kanwil Kemenag Banten,1,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,2,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag Kota Serang,2,Kemenag Lebak,1,kesehatan,89,Khazanah,8,Kiprah,32,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,3,KNPI KOta Serang,20,KNPI Lebak,1,KNPI Tangsel,2,Kodim 0602/Serang,1,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,Koperasi,2,Korem 064/my,5,Kota Cilegon,13,Kota Serang,383,Kota Tagerang,5,Kota Tangerang,144,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,3,Kota Tangsel,46,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KPU KOta Serang,2,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,882,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,Lion air,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,lmpi kota serang,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,menpan RB,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,290,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,22,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,26,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,123,Pandidikan,1,Parlemen,31,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,2,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,139,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Persit Korem,1,Perumahan Polda Banten,1,PGMI Cihara,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,2,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polda Banten,16,Polda Lampung,2,Polres Cilegon,1,Polres Kab Serang,6,Polres Lebak,3,Polres Pandeglang,1,Polres Serang,3,polres serang kota,3,Polresta Bandarlampung,4,Polresta Tangerang,1,Polsek Pabuaran,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Darul ulum,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,16,Ranmor,3,Relawan Kemanusiaan Banten,1,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,Sahabat Polisi,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,508,serang.Kota Serang,1,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,13,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,tagerang,5,tangerang,354,Tangsel,12,TB Amri,1,teknologi,21,Tradisi siraman,1,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,24,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,15,UPH Jakarta,3,VESBanten,1,video,4,Wahidin Halim,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: PPDB Online, Cermin Peduli Pendidikan di Banten?
PPDB Online, Cermin Peduli Pendidikan di Banten?
https://1.bp.blogspot.com/-9SDsL2k8_iw/W5iYUWIFyXI/AAAAAAAAMD8/h51Zz3F-udI5kYCgFqRSEN7QYsisnNGOwCLcBGAs/s640/2019gantigubernur.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-9SDsL2k8_iw/W5iYUWIFyXI/AAAAAAAAMD8/h51Zz3F-udI5kYCgFqRSEN7QYsisnNGOwCLcBGAs/s72-c/2019gantigubernur.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2018/09/ppdb-online-cermin-peduli-pendidikan-di.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2018/09/ppdb-online-cermin-peduli-pendidikan-di.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy