AJI Kecam Pengusiran Jurnalis dari Papua

Bantenekspose.com - Pengusiran terhadap jurnalis yang melakukan peliputan kembali terjadi di Papua. Kali ini menimpa tiga kontributor da...

Bantenekspose.com - Pengusiran terhadap jurnalis yang melakukan peliputan kembali terjadi di Papua. Kali ini menimpa tiga kontributor dan jurnalis BBC Indonesia, yaitu Dwiki, Affan dan Rebecca. Mereka tak bisa melajutkan aktivitas jurnalistiknya setelah diperiksa polisi di Asgat, Asmat, dan dimintai keterangan petugas imigrasi di Timika, Mimika.

Asmat mendapat perhatian media dan masyarakat luas karena KLB Campak dan Busung Lapar yang menyebabkan setidaknya 71 anak meninggal - 69 diantaranya karena campak, 3 karena busung lapar.

Menurut informasi yang dihimpun Bidang Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, awalnya tiga jurnalis BBC yang sedang liputan di Asmat itu diperiksa polisidi Asgat.

Dari pemeriksaan terhadap ketiganya diketahui bahwa mereka diperiksa karena salah satunya membuat cuitan di akun twitternya, dalam teks dan foto, soal bantuan untuk anak yang mengalami gizi buruk di Asmat berupa mie instan, minuman ringan dan biskuit. Informasi resmi dari Kodam Cenderawasih dan Imigrasi menyatakan bahwa cuitan itu yang menjadi alasan polisi dan imigrasi memeriksa jurnalis BBC itu.

Usai diperiksa polisi, Jumat, 2 Februari 2018, Dwiki terbang ke Jakarta dari Agats. Sedangkan Affan dan Rebecca diperiksa di Imigrasi Mimika hingga Sabtu, 3 Februari 2018. Usai pemeriksaan itu Rebecca dan Affan tak bisa melanjutkan liputannya. Keduanya dikawal aparat keamanan menuju Bandara Timika, untuk penerbangannya ke Jakarta, Sabtu pagi.

Berdasarkan informasi yang didapat AJI, tak ada bukti adanya pelanggaran administratif yang dilakukan oleh tiga jurnalis BBC ini. Pelarangan peliputan terhadap jurnalis asing yang sebelumnya terjadi sering kali menggunakan alasan administratif, yaitu tidak memiliki visa jurnalistik. Sementara Rebecca adalah pemegang visa jurnalis, mempunyai kartu izin peliputan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri dan memiliki izin tinggal sementara (Kitas) di Indonesia.

AJI menyesalkan soal cuitan itu menjadi dasar untuk menghalangi aktivitas peliputan jurnalis di Papua. Selain itu, meskipun tak ditemukan ada pelanggaran administratif yang dilakukan, mereka tak bisa melanjutkan liputannya karena aparat keamanan mengawalnya menuju bandara untuk naik pesawat ke Jakarta.

"Kami mengecam pengusiran jurnalis BBC ini. Peristiwa ini juga mengesankan ada ketakutan pemerintah terhadap peliputan media asing soal kondisi Papua," kata Abdul Manan, Ketua Umum AJI Indonesia di Jakarta, Sabtu (3/2) kemarin. 

Kasus terbaru ini, menurut Manan, tidak sejalan dengan janji Presiden Joko Widodo tiga tahun lalu. Saat menghadiri Panen Raya di Kampung Wameko, Hurik, Merauke, 2015, Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan yang intinya menegaskan bahwa Papua terbuka bagi jurnalis asing untuk melakukan peliputan.

Penegasan soal tidak adanya pelarangan bagi jurnalis asing meliput juga disampaikan pemerintah saat Indonesia menjadi tuan rumah peringatan World Press Fredom Day, 3 Mei 2017. "Kasus terbaru di Papua ini merupakan salah satu indikasi bahwa pemerintah tak serius dengan janjinya untuk lebih membuka akses jurnalis ke Papua," tambah Manan.

Data AJI Indonesia menunjukkan sepanjang 2017 setidaknya ada delapan jurnalis asing yang dideportasi ketika melakukan peliputan di Papua. Alasan yang dipakai sebagai dasar pengusiran adalah masalah pelanggaran administrasi, yaitu tak memiliki visa jurnalistik saat melakukan liputan di provinsi di ujung timur Indonesia ini.

Ketua Bidang Advokasi AJI Indonesia, Hesthi Murthi menambahkan, kasus ini juga menunjukkan bahwa aparat negara tidak memahami fungsi pers sebagai alat kontrol sosial seperti disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Kritik yang disampaikan media berdasarkan fakta di lapangan seharusnya disikapi dengan bijak sebagai masukan untuk memperbaiki penanganan campak dan busung lapar di Asmat dan Papua, bukan malah dijadikan dalih untuk membatasi akses jurnalis," ujarnya. (red)

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,Andika,1,Anyer,3,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,Bante,1,banten,417,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,Bawaslu Banten,3,Berita Kepolisian,21,Biddokkes Polda Banten,1,Bidhumas Polda Banten,77,bidpropam polda banten,1,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,14,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,36,Cilograng,2,CPNS Lebak,1,Dandim 0603/Lebak,1,Danrem 064/Maualana Yusuf,3,Darul ulum paNyaungan,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Desa Tobat,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dindik Kota Serang,1,Dinkes kota serang,1,Dinkop UMKM,1,Dirlantas,1,Dirlantas Polda Banten,1,Dirnarkoba Polda Banten,2,Dishub Kota Serang,1,Disparpora Kota Serang,1,Ditlantas Polda Banten,6,Ditnarkoba,1,Ditpamobvit Polda Banten,1,Ditresnarkoba Polda Banten,1,ditsabhara polwan banten,2,Ditssamapta Polda Banten,2,DLH Kota Serang,1,DPP KNPI,1,Ekon,1,Ekonomi,144,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,golkar banten,2,Gubernur WH,1,HAMAS,1,Hardi Madu,1,HAri santri,1,hari santri 2018,1,HGN 2018,1,Hikmah,19,Hukrim,271,Hukum,1,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,8,iptek,21,IWO Banten,2,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,710,Kab Pandeglang,148,Kab Serang,186,Kab Tangerag,16,Kab Tangerang,138,Kab. Lebak,7,Kab. Serang,3,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,27,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kampus,5,Kanwil Kemenag Banten,9,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,10,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag,3,Kemenag Kota Serang,8,Kemenag Lebak,2,kesehatan,93,Keu dan Bank,1,Khazanah,22,Kiprah,39,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,12,KNPI Kab Serang,2,KNPI KOta Serang,23,KNPI Lebak,1,KNPI Pandeglang,1,KNPI Tangsel,2,Kodim 0602/Serang,3,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,kopassus,1,Koperasi,2,Koramil 0223/Pontang,1,Korem 064/my,9,Kota Cilegon,27,Kota Serang,492,Kota Seranng,1,Kota Tagerang,5,Kota Tangerang,152,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,3,Kota Tangsel,51,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KP3b,1,KPU KOta Serang,3,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Kumala,1,Lampung,3,Lapindo,1,lebak,947,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,Lion air,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,lmpi kota serang,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,menpan RB,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,329,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,39,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,34,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,167,Parlemen,40,Partai Bulan Bintang,1,Patia,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,5,pemkot cilegon,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,190,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Persit Korem,1,Perumahan Polda Banten,1,PGMI Cihara,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,2,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polairud Banten,5,Polda Banten,134,Polda Lampung,6,Polres Cilegon,9,Polres Kab Serang,8,Polres Kota Serang,2,Polres Lebak,7,Polres Pandeglang,6,Polres Serang,13,polres serang kota,12,Polres Tangerang,1,Polresta Bandarlampung,10,Polresta Serang,3,Polresta Tangerang,18,Polsek Maja,1,Polsek Pabuaran,1,Polsek Patia,1,Polsek Pontang,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Darul ulum,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Pwi Kab Serang,3,Ragam,21,Ranmor,3,Relawan Kemanusiaan Banten,1,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,RSKM Cilegon,1,Sahabat Polisi,1,Samapta Polda Banten,1,Satbrimobda Banten,1,Satlantas Polres Serang Kota,1,Satpol PP Lebak,1,Satresnarkoba Polres Pandeglang,1,Serang,690,serang.Kota Serang,1,Seranng,1,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,17,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,Suara Mahasiswa,1,tagerang,5,tangerang,388,Tangsel,14,TB Amri,1,teknologi,22,Teminal Cipocok,1,Terminal Cipocok,4,TNI,9,TNI-POLRI,5,TPSA Cilowong,1,Tradisi siraman,1,Tsunami Anyer,83,Tsunami Selat Sunda,65,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,27,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,25,UPH Jakarta,3,VESBanten,1,video,4,Wahidin Halim,1,Wakapolda Banten,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: AJI Kecam Pengusiran Jurnalis dari Papua
AJI Kecam Pengusiran Jurnalis dari Papua
https://2.bp.blogspot.com/-8Wfj54hSRgY/WncfzYoyCKI/AAAAAAAAJNc/kSXfQ4gYX6oni5E8Uuke42fXsXUrBEiDgCLcBGAs/s640/IMG-20180204-WA0019_1517755862675.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-8Wfj54hSRgY/WncfzYoyCKI/AAAAAAAAJNc/kSXfQ4gYX6oni5E8Uuke42fXsXUrBEiDgCLcBGAs/s72-c/IMG-20180204-WA0019_1517755862675.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2018/02/aji-kecam-pengusiran-jurnalis-dari-papua.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2018/02/aji-kecam-pengusiran-jurnalis-dari-papua.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy