Implikasi Calon Tunggal Vs Bumbung Kosong

Seyogyanya proses pencalonan yang berujung pada calon tunggal merupakan kondisi kedaruratan. Sebuah kondisi ketika sudah benar-benar tida...

Seyogyanya proses pencalonan yang berujung pada calon tunggal merupakan kondisi kedaruratan. Sebuah kondisi ketika sudah benar-benar tidak ada calon lain yang berkualitas. Namun, ternyata situasi yang sebetulnya darurat itu cenderung semakin banyak terjadi.

Ketika calon tunggal yang tampil merupakan sosok pemimpin yang berintegritas dengan kinerja yang unggul, tentu tidak terlampau merisaukan. Akan tetapi, terbuka pula kemungkinan bahwa calon itu merupakan hasil kongkalikong disertai pragmatisme partai politik. Tujuannya jelas, demi mengamankan kekuasaan.

"Patutkah kita berharap kepala daerah yang didapatkan dari hasil kolusi tersebut bakal mengelola pemerintahan dengan bersih? Yang sangat mungkin terjadi ialah pemerintahan akan berjalan seperti di Kabupaten Klaten. Setiap jabatan diberi label harga. Tiap proyek ada tarifnya. Hasilnya masuk kantong pribadi atau kelompok.

Publik cukup bisa bernapas lega saat Undang-Undang Pilkada mengatur pilihan lain bagi warga selaku penentu akhir pemilihan kepala daerah. Calon tunggal harus mendapatkan lebih dari 50% suara untuk bisa terpilih. Pemegang hak suara boleh mencoblos kolom atau bumbung kosong jika tidak ingin calon tunggal itu meraih kemenangan.

"Meski ada saluran 'bumbung kosong', masyarakat sesungguhnya berada di posisi yang sangat merugi, betapa tidak, Ketika calon tunggal menang, pemimpin yang didapat belum tentu yang terbaik karena ketiadaan kompetisi. Sebaliknya, saat 'bumbung kosong' menang, untuk sementara daerah dipimpin pejabat yang memiliki kewenangan terbatas. Pilkada ulang harus diselenggarakan hingga terpilih kepala daerah definitif. Lingkaran setan bisa tercipta karena calon tunggal yang kalah tetap boleh maju kembali menjadi calon.

Fenomena calon tunggal berakar dari kegagalan partai politik menjalankan fungsi pengaderan. Parpol juga cenderung bersikap pragmatis dan memilih calon instan atau populer karena takut kalah.

"Belakangan ini, di kabupaten Lebak muncul kampanye 'bumbung kosong', salah satu daerah dengan calon tunggal. Gerakan yang kian kuat itu mengindikasikan aspirasi yang tidak tersalurkan. Lagi-lagi melibatkan, salah satu fungsi parpol sebagai penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi masyarakat.

Bila parpol tidak mampu menjalankan fungsi, kehadiran mereka tidak diperlukan. Sudah selayaknya parpol itu ditinggalkan untuk beralih ke parpol yang tidak malas mendidik kader dan aspiratif. Kuasa itu sepenuhnya ada di tangan rakyat.



Penulis: Fikram Albantani
(Koordinator Pro-Demokrasi Banten)

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,banten,300,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,1,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,22,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dinkes kota serang,1,Ditlantas Polda Banten,2,ditsabhara polwan banten,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,90,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,Gubernur WH,1,Hardi Madu,1,Hikmah,19,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,5,iptek,20,IWO Banten,1,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,618,Kab Pandeglang,94,Kab Serang,91,Kab Tangerang,117,Kab. Lebak,4,Kab. Serang,1,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,23,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kanwil Kemenag Banten,1,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,2,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag Kota Serang,2,Kemenag Lebak,1,kesehatan,88,Khazanah,6,Kiprah,30,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,3,KNPI KOta Serang,19,KNPI Lebak,1,KNPI Tangsel,2,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,Koperasi,1,Korem 064/my,5,Kota Cilegon,10,Kota Serang,353,Kota Tagerang,3,Kota Tangerang,141,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,2,Kota Tangsel,43,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KPU KOta Serang,1,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,851,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,278,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,18,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,24,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,117,Pandidikan,1,Parlemen,30,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,2,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,116,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Perumahan Polda Banten,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,1,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polda Banten,11,Polres Kab Serang,4,Polres Lebak,2,Polres Serang,2,polres serang kota,3,Polsek Pabuaran,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,15,Ranmor,2,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,461,serang.Kota Serang,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,11,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,tagerang,5,tangerang,338,Tangsel,12,TB Amri,1,teknologi,21,Tradisi siraman,1,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,20,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,7,UPH Jakarta,1,video,4,Wahidin Halim,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Implikasi Calon Tunggal Vs Bumbung Kosong
Implikasi Calon Tunggal Vs Bumbung Kosong
https://3.bp.blogspot.com/-uiOBPYcR-eE/WlPUOmlfHOI/AAAAAAAAIeo/TZcsgFePKrAp27hd4DWZP6WqkZaKGkWYACEwYBhgL/s640/bumbung%2Bkosong.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-uiOBPYcR-eE/WlPUOmlfHOI/AAAAAAAAIeo/TZcsgFePKrAp27hd4DWZP6WqkZaKGkWYACEwYBhgL/s72-c/bumbung%2Bkosong.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2018/01/implikasi-calon-tunggal-vs-bumbung.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2018/01/implikasi-calon-tunggal-vs-bumbung.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy