Resiko Mengancam, Puluhan Pelajar MI Tetap Gunakan Rakit Sebrangi Sungai Cikoncang

Pelajar MI MA Katapang Setiap Hari Menggunakan Rakit Menuju Sekolah (Foto: Matin) Laporan: Matin - Wanasalam Bantenekspose.c...



Pelajar MI MA Katapang Setiap Hari Menggunakan Rakit Menuju Sekolah (Foto: Matin)

Laporan: Matin - Wanasalam

Bantenekspose.com - Puluhan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar (MI MA) Cilimus Desa Katapang Kecamatan Wanasalam, terbiasa berangkat sekolah menggunakan rakit buatan dari bambu atau sering disebut getek, melintasi sungai Cikoncang. Rakit yang hanya berjumlah 6 buah tersebut, menjadi satu-satunya sarana pelajar MI menuju sekolah. Sedikitpun tidak ada rasa takut dalam benak mereka.

Pantauan Bantenekspose.com, pada pagi hari saat rakit yang mereka gunakan akan berangkat menuju sekolah, tidak seorangpun siswa yang terlihat malas. Mereka nampak semangat dengan perlengkapan yang mereka bawa untuk belajar. Agar tidak basah, sepatu yang mereka pakai terpaksa dibuka. Terlihat cukup jelas, puluhan pelajar tersebut terbiasa menggunakan rakit secara bersama-sama. Dari 6 rakit yang digunakan itu bisa digunakan oleh 4 hingga 7 orang. Seolah-olah sudah ada komandonya yang biasa untuk mendayung.

Ketika ditanya, soal penyebrangan di sungai Cikoncang, dengan polos salah  seorang siswa MI MA Cilimus Katapang  Nurboni mengatakan, bahwa yang dilakukan bersama kawan-kawannya, tidak lain hanya untuk menuntut ilmu di sekolah.

“Mau jalan kemana lagi pak, kami mau sekolah, ya lewat sungai ini yang lebih dekat. Kalau ke jalan raya kejahuan, nanti kesiangan sekolahnya,” kata pelajar kelas 5 tersebut.

Sementara itu, Kepala MI MA Cilimus, Suherni yang didampingi guru kelas, Syahrosi, mengatakan bahwa pemandangan yang terjadi di Desa Katapang dan desa tetangga yang berada di Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang, perkampungnya berdekatan dengan sungai Cikoncang, dan satu-satunya sekolah yang terdekat adalah di Cilimus yang berada di dekat bantaran sungai.

“Kami sebagai guru tidak bisa berbuat banyak, karena kondisi yang mereka lakukan itu sudah terbiasa,” ujar Suherni kepada Bantenekspose.com, Kamis (26/11)

Dikatakan Suherni, sebenarnya ada jalan lintas, namun jarak dari rumah ke sekolah itu sangat jauh, harus menempuh jarak hingga 4-5 KM. Itu pun dengan kondisi jalan setapak atau melewati hutan. Sehingga pilihan menggunakan penyebrangan dengan getek adalah lebih cepat.

Pemandangan menyebrangi sungai Cikoncang, lanjut Suherni, terjadi hampir setiap hari.  Siswa-siswi MI yang berasal dari desa disekitar bantaran hulu sungai Cikoncang, bukan hanya berasal dari Desa Cilimus saja, namun desa tetangga yang masuk ke wilayah Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang seperti desa Cikadongdong dan desa Curugciung. Mereka kebanyakan sekolahnya di Desa Katapang Kecamatan Wanasalam atau di MI MA Cipinang, dengan alasan lebih dekat.

“Rasa was-was setiap hari menyelimuti saya, bukan hanya memikirkan pembelajaran, namun keselamatan mereka pun sering membuat saya resah,” kata Suherni.

Sungai Cikoncang bentangannya memang cukup luas. Wajar, bila Suherni hawatir terjadi sesuatu dengan anak-anak didiknya.  “Lebih prihatin lagi, ketika mereka sudah datang di bibir sungai, tepatnya di depan sekolah, sambil menepikan rakit, dan setelah selesai, mereka merapihkan seragam sekolahnya dan rata-rata mereka buru-buru memakai sepatu,” kata Suherni.

Dalam raut puluhan pelajar MI MA Katapang tersebut, seolah tidak terpikir resiko bahaya mengancam, yang penting sampai di sekolah. Bukan hanya cuaca panas, saat mendungpun kerap merakit untuk pulang.

“Saya belum bisa tenang kalau anak-anak belum ada informasi tiba di rumah masing-masing. Kami tidak bisa berbuat banyak, karena memang ini adalah pilihan mereka sendiri. Bila lewat darat, mereka menuju sekolah harus melewati perkebunan sawit berjarak 7 km dengan berjalan kaki,” katanya.

Suherni berharap kepada pemerintah baik kabupaten maupun provinsi, serta dinas pendidikan dalam hal ini adalah dibawah Kementrian Agama, bisa membantu mencarikan solusi yang terbaik, untuk peserta didik yang berada di  MI MA Cilimus Desa Katapang,” pungkasnya.

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,Andika,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,Bante,1,banten,366,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,Bawaslu Banten,2,Bidhumas Polda Banten,4,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,3,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,28,Cilograng,2,CPNS Lebak,1,Dandim 0603/Lebak,1,Danrem 064/Maualana Yusuf,2,Darul ulum paNyaungan,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Desa Tobat,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dinkes kota serang,1,Dishub Kota Serang,1,Ditlantas Polda Banten,3,ditsabhara polwan banten,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,123,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,golkar banten,2,Gubernur WH,1,Hardi Madu,1,HAri santri,1,hari santri 2018,1,HGN 2018,1,Hikmah,19,Hukrim,143,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,7,iptek,20,IWO Banten,2,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,669,Kab Pandeglang,111,Kab Serang,124,Kab Tangerag,9,Kab Tangerang,129,Kab. Lebak,5,Kab. Serang,2,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,25,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kanwil Kemenag Banten,1,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,8,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag Kota Serang,2,Kemenag Lebak,1,kesehatan,91,Khazanah,8,Kiprah,34,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,7,KNPI Kab Serang,1,KNPI KOta Serang,21,KNPI Lebak,1,KNPI Tangsel,2,Kodim 0602/Serang,1,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,kopassus,1,Koperasi,2,Korem 064/my,9,Kota Cilegon,16,Kota Serang,423,Kota Seranng,1,Kota Tagerang,5,Kota Tangerang,150,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,3,Kota Tangsel,48,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KP3b,1,KPU KOta Serang,3,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,905,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,Lion air,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,lmpi kota serang,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,menpan RB,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,301,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,31,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,28,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,133,Pandidikan,1,Parlemen,34,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,3,pemkot cilegon,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,162,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Persit Korem,1,Perumahan Polda Banten,1,PGMI Cihara,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,2,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polairud Banten,1,Polda Banten,37,Polda Lampung,3,Polres Cilegon,2,Polres Kab Serang,6,Polres Lebak,4,Polres Pandeglang,2,Polres Serang,4,polres serang kota,6,Polresta Bandarlampung,5,Polresta Tangerang,7,Polsek Maja,1,Polsek Pabuaran,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Darul ulum,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,20,Ranmor,3,Relawan Kemanusiaan Banten,1,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,Sahabat Polisi,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,563,serang.Kota Serang,1,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,15,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,tagerang,5,tangerang,368,Tangsel,12,TB Amri,1,teknologi,21,Teminal Cipocok,1,Terminal Cipocok,4,Tradisi siraman,1,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,25,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,19,UPH Jakarta,3,VESBanten,1,video,4,Wahidin Halim,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Resiko Mengancam, Puluhan Pelajar MI Tetap Gunakan Rakit Sebrangi Sungai Cikoncang
Resiko Mengancam, Puluhan Pelajar MI Tetap Gunakan Rakit Sebrangi Sungai Cikoncang
http://4.bp.blogspot.com/-JvwzbzT0LC0/VlckySA0alI/AAAAAAAACnM/NUxvVJxL40g/s640/Cikoncang1.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-JvwzbzT0LC0/VlckySA0alI/AAAAAAAACnM/NUxvVJxL40g/s72-c/Cikoncang1.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2015/11/resiko-mengancam-puluhan-pelajar-mi.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2015/11/resiko-mengancam-puluhan-pelajar-mi.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy