Peran Strategis Manajemen Rantai Pasok

Supply Chain Management (SCM) merupakan mata rantai yang sangat penting, kegagalan dalam memanajemeni rantai pasok dapat menimbulkan ...



Supply Chain Management (SCM) merupakan mata rantai yang sangat penting, kegagalan dalam memanajemeni rantai pasok dapat menimbulkan dampak yang sangat luar biasa. Sehingga mematangkan sistem rantai pasok yang paripurna adalah sebuah keharusan.

Di sektor maritim, SCM memegang peran yang sangat penting, kenyataan ini akan semakin terasa pada perusahaan yang menerapkan strategi SCM yang lebih mengedepankan efisiensi pengangkutan dengan mengandalkan pelabuhan. Semakin banyak daya angkut maka biaya SCM akan dapat ditekan sehingga harga produk pada end customer menjadi lebih kompetitif.

Dalam konteks makro, peran pelabuhan juga memastikan bahwa konektivitas aliran komoditi akan terjamin. Lebih relevan lagi jika dalam konteks perdagangan antar-pulau baik lokal, regional, maupun global. Aspek strategis yang tercipta dengan adanya pelabuhan setidaknya memastikan availability dari produk kita di suatu wilayah pemasaran.

Tentunya agar proses SCM seperti yang diharapkan, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, yakni faktor kuantitas (daya tampung), kualitas (kecepatan pelayanan yang termasuk di dalamnya dwelling time), teknologi pendukung seperti bongkar muat, jaringan di tepian daratan (hinterland ) terutama antar-moda, moda darat, kepastian hukum atau regulasi, hingga faktor kemudahan proses.

Dari kesemua faktor di atas tentunya ada beberapa key success factors (KSF) yang mutlak diperhatikan jika berbicara tentang SCM terutama di sektor kepelabuhanan. Kenyataan bahwa pelabuhan merupakan perusahaan jasa, maka ruh yang paling mendasar adalah ‘concern for customer’ atau seberapa jauh otoritas pelabuhan peduli terhadap para pengguna jasa mereka.

Bagaimana jasa pelabuhan bisa memberikan beneficial value kepada para pengguna, lebih cekatan, lebih pasti, dan tentunya menjadikan proses menjadi lebih sederhana dan tidak birokratis. Karena pelabuhan juga dipandang sebagai infrastrukur yang multi stakeholder, maka KSF yang tidak kalah pentingnya adalah ‘coordination’ yang menunjukkan sejauh mana pengelola pelabuhan dapat merangkul banyak kepetingan dari beragam stakeholder.

Namun demikian, kejadian tahunan seperti fenomena mudik Lebaran dan Tahun Baru sepertinya menjadi momok yang hingga sekarang sepertinya Pemerintah terkesan lambat dalam melakukan perubahan, dan tak kunjung siap menghadapinya. Bukan hanya masalah yang terjadi tentang arus manusia, namun juga arus komoditas yang terkendala. Tentu saja dalam kacamata sebagai konsultan SCM saya melihat banyak faktor yang menjadi penyebab.

Kurang adil nampaknya untuk mencari mana yang menjadi penyebab utama. Akan tetapi jika ditelusuri lebih mendalam, satu yang masih belum cukup kuat ialah ‘niat baik’ dari para pemangku kepentingan, masih ditemukan aksi saling lempar tanggung jawab bahkan saling tunjuk hidung. Jika saja seluruh stakeholders memiliki good will yang kuat dapat dipastikan masalah tahunan tersebut akan teratasi.

Selain itu, masih belum selarasnya kepentingan antar-stakeholder juga semakin membuat runyam. Sehingga jika kemauan para stakeholder kuat ditambah lagi adanya keselarasan pastilah masalah itu tidak terulang lagi. Pemerintah seharusnya mengambil porsi lebih dan berperan lebih aktif melalui kebijakan dan regulasi yang mendukung serta menjadi pemimpin dalam menemukan titik tengah antar-stakeholders.

Ironisnya, pemerintah melalui satuan kerjanya saja sudah berbeda satu sama lain, tengok kasus dwelling time di JICT misalnya, satuan kerja tidak sinergi apalagi satu suara. Kenyataan inilah yang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan secara bersama-sama.

Keberadaan pelabuhan terutama kaitannya dengan kenyataan Indonesia sebagai negara kepulauan sangat lah penting. Namun sepertinya kita masih ‘membelakangi’ lautan kita. Kejadian yang menimpa Pelindo II menyangkut dwelling time di JICT adalah fenomena gunung es yang belum lagi menemukan solusi. Pertanyaan besarnya apakah dengan pembenahan sistem rantai pasok masalah-masalah tersebut akan otomatis teratasi?

Sebenarnya titik terang sudah mulai nampak sejak era Presiden SBY dengan dikeluarkannya Perpres 26/2012 Tentang Cetak Biru pengembangan Sistem Logistik Nasional. Walaupun sedikit tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga, setidaknya pemerintah mulai mengambil peranan kuat dalam memadukan seluruh stakeholder untuk menatap grand design sistem logistik di Indonesia.

“Better late than never!” Akan tetapi regulasi ya tetap regulasi, tidak serta merta akan membuat implementasinya seperti yang diharapkan, tanpa adanya tekad kuat dan kesamaan pandangan dari seluruh stakeholders harapan akan tinggal harapan. Dwelling time menjadi salah satu contoh bahwa permasalahan logistik di indonesia sudah kronis. Setiap keputusan pasti tidaklah mudah dan semakin banyak pertimbangan yang harus diambil.

Kembali, semua stakeholders harus legowo bahwa isu ini bukan isu pengusaha semata, bukan isu pengelola pelabuhan semata. Tapi sudah mulai berpikir ini adalah permasalahan Bangsa. Sudah sepatutnya kita merasa malu karena Indonesia sudah cukup lama merdeka, memiliki sumberdaya kelautan yang luar biasa, sumberdaya alam yang kaya, populasi yang lebih banyak, berbanding terbalik dengan ketidakmampuan sektor kepelabuhanan menangani masalah seperti dwelling time, yang sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga.

Tidak dapat dipungkiri aspek human capital memegang peran yang sangat penting, dalam hal ini PPM Manajemen dapat menjadi mitra dalam pengembangan sumberdaya manusia yang selaras dengan competitive advantage yang ingin diciptakan. Kompetensi menjadi kunci dari pengembangan manusia sebagai aset.

Tentu saja hal ini harus ditopang dengan sistem pendukung organisasi yang sesuai. Hal yang menjadi tujuan utama dari semuanya adalah keselarasan dengan strategi organisasi. PPM Manajemen telah memiliki kompetensi dalam hal tersebut, dengan dukungan jajaran konsultan PPM Manajemen siap menjadi mitra transformasi para pengelola jasa kepelabuhanan Nusantara.

*Tulisan dimuat majalah BUMN Insight No. 13 Tahun I Oktober 2015.
Kokoh Ronald Aruan akan memberikan workshop/pelatihan "Supply Chain Management" di Konferensi Nasional Bisnis Maritim 2015, pada 28-29 Oktober 2015. Infonya bisa dilihat di http://konferensimaritim.bumninsight.co.id/

COMMENTS

Nama

Abuya Muhtadi,1,Ade Arianto,1,Adi Abdilah,1,Advertorial,3,AKFC Serang,1,Aktifis Menulis,2,Ali Hanafiah,3,Aliyah MA Cigemblong,1,Amin Ma'ruf,1,Andika,1,APGI BAnten,1,Asep Rahmatullah,1,bank banten,1,Bante,1,banten,368,Banten lama,3,Batalyon Mandala Yudha,1,Bawaslu Banten,2,Bidhumas Polda Banten,5,BKM Curug,3,BPJS BANTen,1,Brimob Jabar,2,Brimobda Banten,3,bulog tangerang,1,Ciagel kibin,1,Cibobos,1,CIhara Ciparahu,1,Cilangkahan,280,cilegon,28,Cilograng,2,CPNS Lebak,1,Dandim 0603/Lebak,1,Danrem 064/Maualana Yusuf,2,Darul ulum paNyaungan,1,Desa,1,Desa Kumpay,2,Desa Kuta mekar,1,Desa Kutamekar Pandeglang,1,Desa panyaungan,1,Desa Tobat,1,Dinas Pertanian dan Peternakan,1,Dinkes kota serang,1,Dishub Kota Serang,1,Ditlantas Polda Banten,3,ditsabhara polwan banten,1,DLH Kota Serang,1,Ekon,1,Ekonomi,124,Ekonomi Arus Baru,1,Furtasan Nasdem,1,Gas Melon Malingping,1,Gemuk,1,GMNI BAnten,1,golkar banten,2,Gubernur WH,1,Hardi Madu,1,HAri santri,1,hari santri 2018,1,HGN 2018,1,Hikmah,19,Hukrim,148,HUT 18 Banten,1,Ijtima Ulama GPNF,1,Industri,7,iptek,21,IWO Banten,2,jOKOWI-mARIF amIN,1,Jubir Pancasila,1,Jurus Silat Kaserangan,1,Kab Lebak,672,Kab Pandeglang,112,Kab Serang,125,Kab Tangerag,10,Kab Tangerang,130,Kab. Lebak,6,Kab. Serang,2,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,11,Kabupaten Tangerang,25,Kalimaya Lebak,1,Kampanye damai,2,Kampus,4,Kanwil Kemenag Banten,1,Kapal Bosok Curug,2,Kapolda Banten,8,Kasepuhan Karang,1,Kebun teh Cikuya,1,Kec Sobang,1,Kemenag Kota Serang,2,Kemenag Lebak,1,kesehatan,92,Khazanah,8,Kiprah,34,kirab satu negeri,1,KNPI,2,KNPI Banten,7,KNPI Kab Serang,1,KNPI KOta Serang,21,KNPI Lebak,1,KNPI Tangsel,2,Kodim 0602/Serang,1,Kodim Lebak,1,kodim serang,2,Komunitas Bela Indonesia,2,konomi,1,kopassus,1,Koperasi,2,Korem 064/my,9,Kota Cilegon,16,Kota Serang,428,Kota Seranng,1,Kota Tagerang,5,Kota Tangerang,150,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangerang Selatan,3,Kota Tangsel,49,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,KP3b,1,KPU KOta Serang,3,Kpud lebak,1,KTP Tercecer,1,Lapindo,1,lebak,909,Lebak Smart Tax,1,Lingkungan Hidup,1,Lion air,1,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,lmpi kota serang,1,Madrasah Cigemuk,1,Madrasah DIniyah,1,Madrasah Kota Serang,1,Madu Cingagoler,1,Malingping,1,Menag Lukman,1,menpan RB,1,Mesjid Agung kota Serang,2,Muhamad Ilham,1,NasDem,2,Nasdem Kota Serang,1,Nasdem Lebak,1,nasional,301,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,31,Operasi Mantap Brata Kalimaya 2018,2,opini,28,Pakta Integritas Prabowo,1,pandeglang,135,Pandidikan,1,Parlemen,36,Partai Bulan Bintang,1,PC PMII Lebak,1,PCNU Lebak,1,PDIP Banten,1,Peluang,1,Pemilu2019,1,PemkaB Lebak,3,pemkot cilegon,1,Pemutakhiran mandiri,1,pendidikan,167,Pengusaha Malingping,1,Perbankan,7,Perda Diniyah,1,Persit Korem,1,Perumahan Polda Banten,1,PGMI Cihara,1,Pilbuptangerang,1,Pilpres2019,3,PKBM Melati Tigaraksa,1,PKS Banten,2,PMI Banten,1,PMII KOta Serang,1,PMII UNIBA Kota Serang,1,Polairud Banten,1,Polda Banten,39,Polda Lampung,3,Polres Cilegon,2,Polres Kab Serang,6,Polres Lebak,4,Polres Pandeglang,3,Polres Serang,4,polres serang kota,6,Polresta Bandarlampung,5,Polresta Tangerang,7,Polsek Maja,1,Polsek Pabuaran,1,Polsek Serang,1,Polwan Sabhara,1,Pontren Darul ulum,1,Pontren Riyadul Awamil,1,PPP Kota Serang,1,Prabowo Sandi,1,Ragam,20,Ranmor,3,Relawan Kemanusiaan Banten,1,Revitalisasi Banten lama,2,Riyadul awamil,1,Sahabat Polisi,1,Satpol PP Lebak,1,Serang,568,serang.Kota Serang,1,Seranng,1,SMAN 1 CIbadak,1,SMAN 13 Tangerang,1,SMKN 1 Pulo Ampel,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,15,sRANG,1,STKIP Jawilan,1,tagerang,5,tangerang,370,Tangsel,12,TB Amri,1,teknologi,22,Teminal Cipocok,1,Terminal Cipocok,4,Tradisi siraman,1,Uhen PPP,2,Ujung Kulon,1,UMKM,25,Universitas Pelita Harapan.Christina Florensya Mandagi,1,Unsera,1,UPH Banten,23,UPH Jakarta,3,VESBanten,1,video,4,Wahidin Halim,1,Wirausaha,18,Wisata,1,Wisata Minat Khusus dan Petualangan,1,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Peran Strategis Manajemen Rantai Pasok
Peran Strategis Manajemen Rantai Pasok
http://3.bp.blogspot.com/-l1cjlvjBJeg/Vi4mqbozPEI/AAAAAAAACac/j8h5M0ge7aQ/s1600/manajemen.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-l1cjlvjBJeg/Vi4mqbozPEI/AAAAAAAACac/j8h5M0ge7aQ/s72-c/manajemen.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
https://www.bantenekspose.com/2015/10/peran-strategis-manajemen-rantai-pasok.html
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/
https://www.bantenekspose.com/2015/10/peran-strategis-manajemen-rantai-pasok.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy