Kacang Koro, SDG Lokal Berpotensi Global

Bantenekspose.com - Tanaman kacang koro merupakan tanaman pemanjat tahunan di mana proses pertumbuhannya tidak memakan waktu lama dan di...

Bantenekspose.com - Tanaman kacang koro merupakan tanaman pemanjat tahunan di mana proses pertumbuhannya tidak memakan waktu lama dan dilengkapi dengan batang kayu dengan panjang maksimal 10 meter. Kacang koro berdaun tiga dengan bentuk membundar seperti telur, lancip dan memiliki bulu halus jarang pada kedua sisinya. Adapun bunganya serupa tandan di ketiak dan terkeluk balik dengan warna putih. Sementara itu buahnya berupa polongan dengan bentuk lonjong pita, ujungnya cenderung lebar dan dalam kondisi tertentu melengkung. Biji dalam polongan kacang koro memiliki bentuk lonjong dengan warna variatif yakni merah muda, merah, merah kecoklatan dan bahkan hitam pekat. Namun dalam kondisi tertentu, warna biji ini tak jarang dijumpai yang berwarna putih bersih.

Polong koro muda dan belum matang dimasak dan dimakan seperti kacang hijau. Beberapa orang suka mencampur kacang koro dengan kacang jenis lainnya atau sayuran hijau. Daun muda dimakan mentah pada salad dan daun lebih tua dimasak seperti bayam. Bunganya dimakan mentah atau diuap. Umbi besar dapat dikukus atau dipanggang. Biji yang belum matang dapat dikukus dan dimakan seperti kerang. Biji kering harus dikukus dalam dua pergantian air sebelum dimakan karena mengandung cyanogenic glucosides.

Di Indonesia dikenal 3 jenis kacang koro yang populer dikonsumsi dan dimanfaatkan, yaitu: Canavalia gladiata atau kacang koro pedang, Mucuna prurien atau kacang koro benguk, dan kacang koro kecipir atau Psophocarpus tetragonolobus. Ketiga bahan baku ini lazim digunakan dalam berbagai bidang termasuk sebagai salah satu alternatif pengganti kedelai dalam pembuatan tempe dan juga tahu. Kacang koro memiliki beberapa nama lokal: Koro Bedog, Koro bedug, Koro loke, Koro Bendo, Koro Krandang, Koro Pedang (Jawa). Koro Ortel, Koro Wedung, Rakara Bedung, Maliki (Madura), Kacang Koro Kayu (Sumatera), dan Koro Batik (Lombok).

Di antara spesies atau jenis kacang koro, jenis Canavalia gladiata atau kacang koro pedang yang paling banyak digunakan dan dimanfaatkan. Hal ini dikarenakan kandungan gizinya yang jauh lebih lengkap dan khusus di Indonesia, jenis kacang koro inilah yang paling mudah ditemukan.

Kacang koro memiliki kandungan protein 30,36% setara dengan kedelai.Kacang koro kering memiliki kandungan karbohidtrat 66%, lemak 2,6% . Kacang koro banyak mengandung asam folfat sebanyak 358mcg sehingga kacang koro memiliki potensi untuk dapat menggantikan kedelai sebagai tempe atau tahu. Koro cukup potensial dikembangkan mengingat sumber gizi yang ada dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, misalnya dapat menurunkan kadar gula darah penderita diabetes, menjaga ketahanan tubuh, serta menghindari penyakit jantung. Selain itu diketahui pula dapat membantu tubuh yang kekurangan zat dan penyakit kencing manis. Keputihan, kolosterol dalam darah.

Di samping untuk mendukung kesehatan, secara ekologi tanaman koro juga berguna dalam konservasi lahan. Sebagai jenis tanaman leguminosa, perakarannya dapat mengikat unsur nitrogen dari udara sehingga dapat memperbaiki tingkat kesuburan tanah.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaui UPT-nya Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB BIogen) dengan Bank Gen memiliki koleksi Sumberdaya Genetik (SDG) kacang koro, yang meliputi: kacang koro benguk (9 aksesi), kacang koropedang (7 aksesi) dan kacang kecipir (82 aksesi). Koleksi SDG ini merupakan sumber gen potensial untuk dapat dimanfaatkan dalam program pemuliaan dan mendukung ketahanan pangan. (sumber:litbang Kementan RI)

COMMENTS

Nama

Advertorial,3,Aktifis Menulis,2,banten,243,BPJS BANTen,1,bulog tangerang,1,Cilangkahan,280,cilegon,22,Ekon,1,Ekonomi,81,Hikmah,18,Industri,5,iptek,19,IWO Banten,1,Kab Lebak,572,Kab Pandeglang,86,Kab Serang,78,Kab Tangerang,108,Kab. Lebak,3,Kab. Tangerang,2,Kab.Tangerang,5,Kabupaten Serang,9,Kabupaten Tangerang,23,kesehatan,87,Khazanah,6,Kiprah,26,KNPI,1,KNPI Banten,1,KNPI KOta Serang,18,konomi,1,Kota Cilegon,10,Kota Serang,317,Kota Tagerang,2,Kota Tangerang,137,Kota Tangerang Tangerang,1,Kota Tangsel,41,Kotas Serang,1,KotaTangerang,5,Kpud lebak,1,lebak,810,lmnd kota serang,1,LMND sERANG,1,NasDem,2,nasional,262,Ninja Banten Selatan,1,Nusantara,14,opini,23,pandeglang,113,Parlemen,25,Peluang,1,PemkaB Lebak,1,pendidikan,87,Perbankan,6,Pilbuptangerang,1,PKS Banten,1,Ragam,14,Serang,432,serang.Kota Serang,1,SMKN 9 Kota Tangerang.,1,Sosok,7,sRANG,1,tagerang,5,tangerang,330,Tangsel,12,teknologi,20,UMKM,12,video,4,Wirausaha,15,
ltr
item
Berita Banten - Banten Ekspose: Kacang Koro, SDG Lokal Berpotensi Global
Kacang Koro, SDG Lokal Berpotensi Global
http://3.bp.blogspot.com/-BxNw8o7si_s/VQBQfuHpbxI/AAAAAAAABZE/lhle4OOhYIA/s1600/kacang.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-BxNw8o7si_s/VQBQfuHpbxI/AAAAAAAABZE/lhle4OOhYIA/s72-c/kacang.jpg
Berita Banten - Banten Ekspose
http://www.bantenekspose.com/2015/03/kacang-koro-sdg-lokal-berpotensi-global.html
http://www.bantenekspose.com/
http://www.bantenekspose.com/
http://www.bantenekspose.com/2015/03/kacang-koro-sdg-lokal-berpotensi-global.html
true
6064287794305037138
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy